Laporan Video 15 Camat Masih Berproses di Bawaslu Sulsel

Anggota Bawaslu Makassar Abdul Hafid
Anggota Bawaslu Makassar Abdul Hafid

Terkini.id, Makassar – Dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan 15 camat di Makassar saat ini sedang diproses oleh Bawaslu Sulawesi Selatan.

Anggota Bawaslu Makassar, Abdul Hafid menjelaskan, saat ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut ke Bawaslu Sulsel.

“Ada 12 laporan terkait video itu yang dilaporkan ke Bawaslu Makassar. Satu diantara laporan itu tidak memenuhi syarat formil. Jadi cuma sebelas diserahkan ke Bawaslu Sulsel,” kata Abdul Hafid.

Menurut dia, kasus video camat Makassar sepenuhnya ditangani Bawaslu Sulsel. Karena Bawaslu Sulsel terlebih dahulu meregister atau mmenerima laporan tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya beredar video 15 camat se-Kota Makassar bersama Syahrul Yasin Limpo. Dalam video viral itu, 15 camat diduga mengampanyekan pasangan Calon Presiden dan Calon Wapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Hafid, satu laporan tersebut tak dilanjutkan karena laporannya tidak memenuhi syarat formil dan materil.

Dalam surat pemberitahuan yang beredar, Bawaslu menyampaikan telah melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk.

“Tidak memenuhi syarat materil laporan pelanggaran pemilihan umum,” terang surat tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari, Makassar 25 Februari 2019.

Hasil Pemeriksaan 12 Maret 2019

Menurut Hafid, terkait hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran Pemilu tersebut, paling lambat bisa diketahui pada 12 Maret mendatang.

“Karena prosesnya memakan waktu 14 hari kerja sejak diregister tanggal 21 Februari 2019. Paling lambat 12 Maret 2019,” tambah Hafid lagi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Politik

Hasil Konferda, KSB PDIP Sulsel Dipertahankan

Terkini.id -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Selatan baru saja menyelesaikan Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Claro Makassar,