Latih Kemampuan Berbicara Mahasiswa, Dosen UINAM: Kunci Pertama Adalah Percaya Diri

UINAM
Workshop Public Speaking UINAM

Terkini.id, Makassar – Kemampuan berbicara mutlak untuk dikuasai mahasiswa, apalagi lulusan Ilmu Komunikasi. Sangat aneh jika mahasiswa lulusan prodi ini tidak dapat berbicara di depan publik.

Hal itu disampaikan inisiator workshop 3 Days Public Speaking, Irnawati sekaligus sebagai Dosen muda di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

Irnawati menuturkan, bekal pertama yang mesti dimiliki saat hendak berbicara di depan umum adalah kepercayaan diri.

“Kunci pertama yang harus dimiliki seseorang ketika berbicara di depan publik adalah percaya diri,” kata dia di Lt Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINAM, Makassar, Kamis, 3 Oktober 2019.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bakal berlangsung selama 3 hari. Sebanyak 40 peserta yang berpartisipasi merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi UINAM.

Menarik untuk Anda:

“Mereka dibekali ilmu seni berbicara di depan umum atau public speaking melalui pembelajaran teori hingga praktek,” ungkap Irnawati.

Dalam workshop ini, Irnawati mengajarkan hal-hal yang bersifat teknis, seperti faktor penting dalam public speaking.

Faktor yang dimaksud, kata dia, adalah bahasa verbal dan nonverbal. Ia menjelaskan bahwa suara, mengatur intonasi, gerak tubuh dan lainnya menjadi faktor nonverbal yang paling banyak diperhatikan oleh audiens.

“Hal semacam itu dapat dilatih, bukan hal yang tidak dapat diubah,” paparnya.

Sementara, Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Irwanti Said, hadir membuka workshop sekaligus sebagai keynote dan guest speaker.

Dia berharap melalui workshop public speaking ini, mahasiswa tidak hanya paham teori, tapi nantinya mahasiswa lebih profesional dalam bidang public speaking.

“Kita harap, ke depan mahasiswa lebih profesional dan punya bekal untuk menyuarakan apa yang menjadi kegelisahannya selama ini,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hari Tani Nasional, Polbangtan Gowa Lakukan Penyuluhan Budidaya Kacang Tanah dan Jagung di Maros

District Multi-Stalkehokder Forum (DMF) Program Yess PPIU Sulawesi Selatan digelar di Kabupeten Bulukumba

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar