LBP Diketawai Rizal Ramli Soal Big Data: Ketahuan deh Ternyata hanya Jadi Alat Big Lies!

LBP Diketawai Rizal Ramli Soal Big Data: Ketahuan deh Ternyata hanya Jadi Alat Big Lies!

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pakar ekonomi senior, Rizal Ramli turut mengomentari soal big data yang diklaim Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tentang 110 juta pengguna media sosial menyetujui pemilu 2024 ditunda.

Rizal Ramli melalui cuitannya blak-blakan menertawai Luhut dengan menyebut big data hanya jadi alat big lies.

Cuitan Rizal Ramli itu diposting melalui media sosial Twitter pribadinya di akun @RamliRizal, seperti yang dilihat pada, Senin 14 Maret 2022.

LBP Diketawai Rizal Ramli Soal Big Data: Ketahuan deh Ternyata hanya Jadi Alat Big Lies!
Screenshot cuitan Rizal Ramli (Twitter).

“Ha.. ha., ketahuan deh Big Data hanya jadi alat Big Lies”, cuit Rizal Ramli.

Lebih lanjut, Rizal Ramli menyerukan kepada Luhut untuk diwawancarai kembali oleh Deddy Corbuzier untuk lebih menajamkan kebohongannya.

Baca Juga

“Sono gi diwawancarai lagi sama mas Deddy @corbuzier, biar kebohongannya terus berlanjut atawa kerennya sustainable lies”, cuit Rizal Ramli lagi.

Sebelumnya, Luhut yang hadir dalam podcast Deddy Corbuzier mengklaim jika dirinya memiliki bukti dukungan penundaan Pemilu 2024 oleh masyarakat Indonesia melalui Big Data 110 Juta pengguna media sosial.

“Nah itu yang rakyat ngomong. Nah, ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar”, kalim Luhut dalam podcast Deddy Corbuzier.

Mengenai big data yang disampaikan oleh Luhut, juga mendapat sorotan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang meminta Luhut untuk menunjukkan datanya.

Pihak PDIP pun megatakan jika Luhut tidak memiliki kapasitas dalam menyampaikan hal itu dan meminta Luhut untuk segera melakukan klarifikasi.

“Pak Luhut sebaiknya lakukan klarifikasi, beliau berbicara dalam kapasitas apa”, kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dikutip dari laman Detik.com.

Hasto menegaskan jika harusnya Luhut fokus dalam tugasnya sebagai pembantu Presiden sesuai dengan amanat yang diberikan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.