Lebih Hemat, Peternak Milenial asal Sulsel Gunakan Listrik PLN untuk Industri Peternakan 4.0

Lebih Hemat, Peternak Milenial asal Sulsel Gunakan Listrik PLN untuk Industri Peternakan 4.0

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Sementara itu peternak ayam di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Heri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang menghadirkan telah listrik untuk mesin pengolahan pakan ayamnya.

“Kami melakukan elektrifikasi pada mesin – mesin pengolahan pakan ayam untuk penggilingan jagung, sehingga kami tidak perlu lagi mengeluarkan biaya bahan bakar diesel dan pemeliharaan mesin,” tutur Heri.

https://drive.google.com/drive/folders/14l_-B0qj3B5584GhATGrX5By2oS9iYGB?

“Kini setelah menggunakan listrik, biaya pengolahan pakan ayam kami hemat sampai dengan 4 kali lipat,”sambungnya.

Untuk mengolah pakan ayam menggunakan genset, Heri mengeluarkan biaya sampai dengan Rp10 juta-an per bulan atau setara 1.200 liter solar per bulannya.

Sedangkan setelah menggunakan listrik, ia hanya perlu mengeluarkan biaya listrik rata-rata Rp002 juta-an per bulan. Heri menuturkan kedepan peternakan ayam miliknya akan menerapkan metode _close farm_ yang tentunya membutuhkan tambahan pasokan listrik.

Saat ini sudah ada 4 pelanggan industri peternakan ayam modern yang telah menggunakan listrik PLN dengan total daya 205 kVA di Kecamatan Manuju dan Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Ke depannya terdapat 3 potensi pelanggan dengan total daya sekitar 159 kVA yang akan dilayani oleh PLN di Kabupaten Gowa.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.