Terkini.id, Jeneponto – Rapat Paripurna DPRD Jeneponto digelar dalam rangka penyampaian dan penyerahanRanperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 yang berlangsung di Kantor DPRD Jeneponto, Senin, 3 Agustus 2020.
Dalam rapat itu, anggota DPRD menyampaikan evaluasi kinerja pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto.
Dari 31 anggota DPRD Jeneponto yang menghadiri rapat paripurna tersebut, ada beberapa yang menyampaikan kritik terhadap Pemkab Jeneponto, diantaranya, Didis Suryadi, dari partai Hanura yang mengkritisi terkait pengimplementasian Perda yang telah ditetapkan.
“Didalam rapat paripurna tadi saya menyoroti Perda yang sudah di sepakati bersama, namun tidak bisa di implementasikan kebawah karena bermasalah di Peraturan Bupati (Perbup), sekiranya bapak Bupati bisa mengintruksikan langsung ke pada OPD terkait untuk berkoordinasi dengan Kabag Hukum agar segera di buatkan Perbup,” jelas Didis Suryadi kepadaterkini.id, usai rapat paripurna.
Hal itu disampaikan Didis Suryadi, agar tidak membuang-buang anggaran dalam pembuatan Perda yang memakan biaya cukup banyak.
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
“Kita sama-sama tahu, 1 produk hukum itu anggarannya besar, jadi sangat di sayangkan jika produk hukum itu direncanakan, dibahas dan disahkan tapi mandul,” terang Didis Suryadi.
Selain itu, Didis Suryadi juga menyampaikan, realisasi PAD yang tidak mencapai target, dia meminta Bupati Jeneponto untuk mengevaluasi Kepala OPD yang tidak dapat mencapai target.
“Kita menginginkan untuk mengangkat PAD Pemkab Jeneponto agar daerah kita dapat lebih berbenah lagi, untuk itu visi misi Pemkab Jeneponto harus terwujud, diantaranya pencapaian realisasi PAD, karena hal itu sangat menunjang untuk tercapainya visi misi Pemkab Jeneponto, jadi kita harapkan Bupati untuk evaluasi Kepala OPD yg tidak bisa mencapai target,” ungkap Didis Suryadi.
Dia juga mengharapkan, setiap OPD Pemkab Jeneponto untuk dapat meningkatkan kinerja masing-masing.
“Agar visi misi Bupati di periode kedua ini dapat terealisasi, akselesari kinerja di masing-masing OPD itu searah dengan visi misi Bupati Jeneponto,” tutup Didis Suryadi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
