Lies F Nurdin: Pencegahan Stunting Mulai dari Masa Kehamilan

Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin membuka seminar sehari bertajuk Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Melalui Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut, yang dilaksanakan di aula Rumah Sakit Khusus Daerah Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 26 Februari 2020.

Terkini.id — Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin membuka seminar sehari bertajuk Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Melalui Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut, yang dilaksanakan di aula Rumah Sakit Khusus Daerah Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 26 Februari 2020.

Di hadapan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel yang baru saja dilantik dan hadir pada pembukaan seminar ini, Lies menyampaikan pentingnya pencegahan stunting mulai dari 1.000 hari awal kehidupan, termasuk sejak masa kehamilan.

“Hari ini judul seminarnya sangat bagus, mungkin bisa saya tambahkan bahwa pentingnya upaya penurunan prevalensi ini sejak masa kehamilan ya. Kita sebagai orang Sulawesi Selatan, orang Indonesia sangat malu karena di Asia Tenggara, Indonesia termasuk sangat tinggi angka stuntingnya. Sampai Pak Jokowi memberikan imbauan saat Rakornas PKK lalu agar semua Ketua PKK di Indonesia memperhatikan dan membantu program pemerintah terkait stunting, terutama ibu-ibu yang sedang hamil,” ungkap Lies.

Terkait dengan stunting, Lies pun mengatakan bahwa angka stunting di Provinsi Sulawesi Selatan sudah mengalami penurunan sebesar 5,1 persen selama setahun ini.

“Alhamdulillah atas bantuan dari seluruh Bapak, Ibu, dokter, dan teman-teman dari Kabupaten/ Kota, baru dua bulan lalu saya disampaikan bahwa stunting di Sulsel turun sebanyak 5.1 persen, namun itu pun masih di kisaran angka 27 persen. Maka dari itu kita masih harus  bekerja karena target dari Pak Presiden harus di bawah angkat 14 persen,” terang Lies yang juga merupakan Bunda PAUD Sulsel.

Untuk mengupayakan penurunan angka stunting di Sulsel, Lies berharap bahwa seminar sehari yang diikuti seratus dokter gigi puskesmas ini dapat membantu merealisasikan upaya pencegahan stunting di provinsi pimpinan Nurdin Abdullah.

“Kami ini dari PKK membantu dengan memberikan ide-ide terkait stunting melalui program bantuan dana 100 juta tiap Kabupaten/ Kota untuk pembinaan dan menyadarkan ibu-ibu kita agar makan makanan yang bergizi. Yang sedang hamil harus sangat memperhatikan gizi yang dikonsumsi. Kalau bisa nanti di setiap posyandu juga dibagikan susu yang bagus ya Bapak/ Ibu. Makanya saya senang sekali ada seminar yang bertemakan stunting ini,” imbau Lies.

Senada dengan Lies, drg. Lulik Sri Handayani selaku Direktur Utama RSKD Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan, menyatakan, stunting merupakan sektor bidang kesehatan yang sedang menjadi trending topic di Indonesia.

“Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh. Salah satu penyebabnya adalah gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil. Hal ini mengganggu karena pada waktu hamil tentu ibu-ibu mengalami masa ngidam dan pada waktu itu harus tetap mengoptimalkan gizi yang masuk, jangan sampai adanya gangguan kesehatan gigi dan mulut dapat mengurangi kualitas gizi di dalam tubuh sang ibu hamil,” jelas drg. Lulik. 

Lebih lanjut ia mengatakan, kesehatan pada gigi dan mulut dapat membantu tingkat prevalensi pencegahan stunting. 

Pada kesempatan ini, Lies beserta sejumlah direktur rumah sakit di Sulsel yang mendampingi pada seminar ini juga berkesempatan melihat kondisi RSKD Gigi dan Mulut Sulsel secara langsung. Lies pun tak segan untuk berinteraksi langsung dengan sejumlah pasien mulai dari pasien berusia anak-anak hingga dewasa.

Komentar

Rekomendasi

Dinkes Imbau Masyarakat Tak Tolak Jenazah Covid-19, Pastikan Sudah Dalam Kondisi Steril

Berita Baik, 5 Pasien Covid-19 di Makassar Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Yang Meninggal Akan Dikubur di Pemakaman Sudiang

Fraksi PKS Sulsel Sepakat Pengalihan Anggaran Untuk Penanggulangan Bencana Covid-19

Cegah Covid-19, Gubernur se-Sulawesi Sepakat Memperketat Perbatasan

Sulsel Belum Ambil Langkah Lockdown, Gubernur Nurdin: Kita Fokus

Sulsel Tidak Memberlakukan Lockdown, Wakil Gubernur Minta Bentuk Posko di Pintu Masuk

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Sepakat Instruksikan Refocusing APBD Penanganan Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar