Lies F Nurdin Sosialisasikan Bahaya Penggunaan Barang Plastik

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin berkunjung dan mensosialisasikan bahaya peggunaan barang plastik di Kampus II BPSDM, Jalan Cendrawasih, Rabu 3 Juli 2019.

Terkini.id — Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin berkunjung dan mensosialisasikan bahaya peggunaan barang plastik di Kampus II BPSDM, Jalan Cendrawasih, Rabu 3 Juli 2019.

Di depan puluhan peserta yang mengikuti kegiatan Diklatpim dan Diksar, Lies F Nurdin membawakan materi tentang “Pengurangan dan Penanganan Sampah Plastik di Lingkungan Kerja.

Ditemui usai membawakan materi, Lies F Nurdin mengatakan bahwa penyakit kanker sangat berhubungan dengan plastik, sehingga kunjungan tersebut dalam rangka mensosialisasikan bagaimana mengurangi penggunaan plastik dari minuman botol atau gelas.

“Alhamdulillah hari ini kita diundang di BPSDM, di sini tempat calon-calon pegawai negeri kita dibina. Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa mereka serap dan terapkan, apalagi di lingkungan kantor, biasakan membawa tumbler dan mengurangi pemakaian plastik, mudah-mudahan itu bisa dilaksanakan,” kata Lies yang juga merupakan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulsel.

Mengenai strategi atau upaya yang dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik, Lies menjelaskan bahwa Yayasan Kanker Indonesia (YKI) saat ini giat mensosialisasikan hal tersebut salah satunya melalui menyebarkan pamflet.

“Sebenarnya tugas dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) itu untuk mensosialisasikan pencegahan dan deteksi dini kanker. Apalagi sudah keluar surat edaran dari pak Gubernur untuk pengurangan plastik di Lingkup Kantor Gubernur dan baru keluar dari Kementerian Pendidikan Tinggi untuk pengurangan penggunaan plastik bagi seluruh kampus di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lies mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi dalam menyukseskan program tersebut adalah lebih pada ketidaktahuan mengenai dampak penggunaan plastik.

“Itu karena mereka tidak tahu dampak terhadap lingkungan, terhadap organisme, kenapa kita harus pemakaian plastik, itu karena tidak tahu saja. Makanya tugas kitalah untuk mensosialisasikan,” terangnya Lies F Nurdin.

Tak lupa, Lies berharap agar dengan program yang sedang digalakkan tersebut dapat mengurangi penggunaan plastik di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Mudah-mudahan dengan begitu bisa berkurang lah, karena malu kita Indonesia yang kedua terbesar di dunia dalam penggunaan plastik,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Pemprov Sulsel Didesak Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat

Banyak Warga Makassar Keluar Rumah Tanpa Menggunakan Masker

Dua Pasien Covid-19 di Sulsel Dikabarkan Sembuh, Besok Akan Bertambah Lagi

Gubernur Sulsel Tinjau Jalan Pintas Soppeng-Barru

Gubernur NA: Pemudik yang Masuk Sulsel Harus Dikarantina

Video Conference Bersama Kemendagri, Sekprov Laporkan Penanganan Covid-19

Gubernur Sulsel: Apapun Upaya Kita Kalau Masyarakat Tidak Disiplin Akan Sia-sia

Gubernur Sulsel: Semua Yang Masuk di Parepare Harus Diisolasi Selama 14 Hari

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar