Apa yang kita saksikan di Gaza/Palestina, termasuk eksposur kekekejaman rezim Assad di Suriah menjadi bukti-bukti hilangnya kemanusiaan manusia. Maka manusia kehilangan pijakan moral untuk dikategorikan manusia lagi.
Bahkan boleh jadi apa yang disebutkan Al-Quran menjadi nyata. Bahwa ada manusia yang tidak lagi manusia secara hakikat.
Walau sscara fisik nampak seperti manusia. Tapi mereka bagaikan hewan bahkan lebih jahat dari hewan.
Di sinilah Islam harus hadir menjadi “salvation” (keselamatan) bagi manusia dan dunia dari kehancurannya.
Islam harus kembali hadir sebagai solusi, sebagaimana kehadirannya sebagai penyelamat kehidupan di saat Rasulullah SAW pertama kali hadir di atas bumi ini.
- Audisi Offline D'Academy 8 Hadir di Sulsel, Bidik Talenta Dangdut Muda
- Tim Renang Artistik Sulsel Segera Berangkat ke China Tanpa Dukungan Pendanaan KONI
- Kawal Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Catat Pertumbuhan 40 Persen Penyaluran di Indonesia Timur
- Hadiri HUT KPI Gereja Toraja, Wali Kota Munafri : Kota Makassar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan
- Komisi B DPRD Makassar Sidak Toko Minol dan THM, Pastikan Izin dan Pajak Tertib
Runyamnya memang ketika mereka yang harusnya membawa Islam sebagai solusi dan keselamatan, justeru menjadi bagian dari elemen penghancur dan perlu diselamatkan. Wal’iyadzu billah!
Jamaica Hills, 30 Desember 2024
Pouter Kajang di Kota New York
(Tulisan ini pernah dipublish akhir tahun 2023 lalu. Dishare kembali di akhir tahun 2024 dengan sedikit tambahan).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
