ITULAH potongan kalimat dari Saudara kita, Matthew, setelah mendengarkan khutbah dan menyaksikan sholat Jumatan kami di Jamaica Muslim Center dua hari lalu.
Matthew, yang lebih senang dipanggil dengan Matt, mengakui bahwa selama ini dia telah salah paham tentang agama Islam.
Alhamdulillah, dua hari lalu setelah mendengarkan khutbah Jumat kami, dia menyampaikan permintaan maaf:
“Maaf saya telah salah paham dengan keyakinan (agama) Anda”.
Matthew adalah seorang mahasiswa tahun terakhir di Saint John University, sebuah Universitas Katolik yang terletak dekat dari masjid kami di Jamaica, Queens New York.
- Ketua IIPG Sulsel Berikan Tips Memilih Pemimpin Dalam Konsep Keislaman
- Buka Kegiatan Cerah Andalan, Gubernur Sulsel: Menumbuhkan Karakter Nilai-Nilai Islam Sejak Dini
- Putri Anies Baswedan Tidak Berjilbab, Ade Armando Komentari Cuitan Dokter Tifa: Isu Jilbab Bisa Merusak Bangsa
- Ruhut Nyinyir Akad Nikah Bahasa Arab, Andi Sinulingga: Sentiment Dengan Anies Boleh, Islam Jangan Bos!
- Prihatin terhadap Nasib Karyawan Holywings, Warganet : Beri Saja Mereka Pesangon
Tanpa sengaja mahasiswa ini lewat di depan masjid di saat khutbah sedang berlangsung. Kebetulan pembesar suara (microphone) masjid kami kedengaran dengan jelas hingga ke jalan-jalan.
Rupanya ketika mendengarkan khutbah itu ada sesuatu yang menarik di telinganya.
Diapun duduk bersama dengan para jamaah yang memenuhi jalan di depan masjid.
Jalan di depan masjid kami memang ditutup untuk mengakomodir jamaah Jumatan yang tidak mendapatkan space (tempat) di dalam gedung masjid.
Maklum jamaah kami di setiap Jumatan tidak kurang dari 2000 orang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
