Terkini.id – Longsor terjadi di lokasi tambang emas di Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Hingga saat ini, proses evakuasi terus dilakukan.
Humas Basarnas Manado Ferry Ariyanto mengungkapkan, kecil kemungkinan para korban selamat.
Hingga sore hari ini, total korban yang tertimbun longsir diperkirakan mencapai 33 orang.
Menurut Ferry Ariyanto, jumlah korban pekerja tambang yang telah dievakuasi mencapai 27 orang, dan 8 orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.
“Kita perkirakan kan kemarin ada 60 orang di dalam dan dikurangi 27 orang ini, jadi itu sisa yang diperkirakan yang masih ada di dalam,” kata dia seperti dilansir detikcom.
Menurut dia, sepertinya peluang korban hidup sangat kecil.
Ferry menyebutkan bahwa banda-benda seperti batu telah menimbun tubuh para pekerja tambang yang masih di berada di dalam terowongan.
Apalagi, pihak Pemda Kota Bolmong sempat menyebut tidak ada lubang oksigen yang masuk ke dalam tambang.
“Batu saja kena orang sakit. Ini apalagi tertimbun,” ungkapnya.
Untuk proses evakuasi, dia menyebut timnya tengah membangun jalan agar alat berat seperti eksavator dapat masuk ke depan terowongan.
Kendala lainnya dalam proses evakuasi ini adalah sudut kemiringan terowongan.
“Salah satu kendalanya kemiringan gowa ini dan proses evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
