Makassar Terkini
Masuk

Luar Biasa! Erick Thohir Dinilai ‘Sukses’ Pimpin BUMN Indonesia di Masa Pandemi Covid

Terkini.id, JakartaPolitisi Gerindra sekaligus anggota Komisi VI DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menilai bahwa Menteri Erick Thohir cukup sukses dalam memimpin Kementerian BUMN selama pandemi Covid-19 ini.

Menurutnya, BUMN memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional.

Perusahaan-perusahaan pelat merah itu sejatinya adalah lokomotif pertumbuhan ekonomi sekaligus kepanjangan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik.

Ia pun mengatakan, di bawah kepemimpinan dan peran Erich Thohir peran strategis BUMN itu sudah berjalan dengan baik.

“Sebagai bukti nyata peran aktif BUMN yang sangat dirasakan adalah ketika Menteri BUMN Pak Erick Thohir ditunjuk oleh Pak Jokowi sebagai ketua pelaksana dalam memerangi virus Covid-19,” ujar Husein, dikutip dari Rmolid, Rabu, 15 Desember 2021.

Ia menjelaskan bahwa peran Erick Thohir yang selama ini berusaha untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan penanganan Covid serta pemulihan ekonomi cukup baik.

“Dirinya (Erick Thohir) bertugas untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan strategis berbagai kebijakan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan perekonomian nasional,” jelasnya.

Terlebih, kata Husen, banyak sekali berbagai perusahaan BUMN yang memberikan bantuan langsung melalui program CSR untuk seluruh masyarakat Indonesia di masa pandemi hingga sekarang.

“Salah satu bentuk CSR-nya adalah pemberian APD untuk nakes, memberikan sembako gratis kepada warga, memberikan obat-obatan, oksigen, multivitamin, dan sebagainya,” papar politikus Partai Gerindra ini.

Lanjutnya, BUMN berperan sebagai agent of development yang bisa berkontribusi dalam pembangunan nasional termasuk pada pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.

Demi itu, kata Husen, pemerintah memberikan permodalan negara sebesar 219 triliun dalam kurun waktu 2016-2019 yang digunakan untuk peningkatan kinerja BUMN, restrukturisasi BUMN, dan pendirian BUMN yang baru.

“Lalu, untuk mengatasi dampak ekonomi pandemi Covid-19, BUMN melalui program pemulihan ekonomi nasional menyalurkan kredit kepada UMKM dan koperasi serta melakukan penjaminan kredit modal kerja, kredit UMKM dan Koperasi,” pungkas Husen.