Terkini.id, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalam Forum Pemimpin Inspiratif GMKI-GAMKI bertema “Dari Prajurit Tangguh, Pengusaha Sukses, Menjadi Menteri Terpercaya”.
Kepada Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Luhut berpesan untuk memegang teguh profesionalisme, tegak lurus, selalu jujur, dan tak takut di-bully.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menginggatkan bahwa Tuhan Yesus saja banyak yang tidak suka, apalagi hanya manusia biasa.
Selain itu, Luhut juga mengajak kader GMKI dan GAMKI agar jangan menggantungkan diri pada orang lain, tetapi bentuklah diri sendiri menjadi orang yang berkualitas dan terpenting andalkan Tuhan.
“Kalau sifatmu baik, karaktermu baik, mau bantu orang, dan bekerja dengan tulus ketika diberikan tanggung jawab, saya percaya Tuhan akan memberikan kepercayaan lebih pada kalian. Jangan khawatir, berbuat baiklah, karena jejak digital tidak akan pernah hilang,” kata Luhut pada Jumat, 28 Februari 2022, dilansir dari JPNN.
- Luhut Nilai Prabowo Subianto Sebagai Sosok Pintar
- Luhut Sebut Sudah Tahu Gembong Ekspor Nikel ke China
- Luhut Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Berpendapatan Tinggi, Kapan?
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Rocky Gerung Singgung Pemberontakan G30S PKI usai Luhut Bantah Indonesia Dikuasai China
Luhut Bonsar Pandjaitan kemudian berbagi kisah suksesnya menjadi orang yang selalu berhasil dalam tiap langkah hidup.
Ia pernah menjadi prajurit yang menuntaskan berbagai operasi militer, meraih Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akabri Bagian Darat tahun 1970, menjadi duta besar, pengusaha di berbagai bidang, dan juga menteri di pemerintahan Presiden Gus Dur dan dua periode Presiden Jokowi.
“Saya menganggap kalian anak dan cucu saya. Maka pesan saya, hati kau harus bersih. Jika kau tidak disiplin, jangan mimpi bisa bersaing dengan orang lain. Tidak akan ada yang menghalangi jika Tuhan berencana atasmu. Kau harus sabar dan harus kerja keras,” kata Luhut.
Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan SMA Unggul Del di Toba Samosir ini, meminta para pemuda Kristen untuk menjadi diri sendiri.
Ia mengingatkan bahwa tidak akan ada yang bisa menghalangi jika Tuhan telah punya rencana bagi manusia.
“Itu yang saya sebut mystery of life,” ujarnya.
Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa wajar jika anak muda mematok cita-cita tinggi, namun dia juga mengingatkan agar para pemuda Kristen tidak memiliki cita-cita yang tak realistis.
“Terus saja bekerja keras dan berbuat baik, menolong orang lain. Lakukan semua itu dengan sungguh-sungguh. Jangan menjilat untuk sukses, jangan sombong, dan jangan mencemburui keberhasilan orang lain,” urai Luhut.
“Saya tak pernah bermimpi pada umur hampir 75 tahun masih dipercaya mengatur negeri ini. Sampai orang bilang saya ini menteri segala urusan. Padahal, semua itu karena saya melakukan semua hal secara holistik,” sambungnya.
Luhut lantas menyampaikan prinsip hidupnya untuk tidak mempermalukan institusinya, yakni korps baret merah Kopassus serta sebagai seorang Kristen.
“Pegang teguh profesionalisme, tegak lurus, dan tidak biasakan berbohong jadi budaya. Jangan takut di-bully. Tuhan Yesus saja banyak yang tidak suka, apalagi kita,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.
“Saya belum pernah ngomong selama ini, baru ini dengan GMKI dan GAMKI karena kalian sudah saya anggap sebagai anak-anak saya. Biasanya saya hanya memberikan materi singkat dalam kegiatan seperti ini. Saya titip agar kalian terus meningkatkan kemampuan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
