Luhut Minta KPK Tak Berlebihan Lakukan Penyidikan Kasus Suap Benih Lobster

Terkini.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (Men KP) Luhut Binsar Pandjaitan minta KPK tak berlebihan melakukan penyidikan kasus suap ekspor benih lobster. Luhut minta penyidikan itu dilakukan secara benar.

KPK juga diminta bekerja sesuai dengan ketentuan. Awalnya, Luhut tidak mau menanggapi soal penyidikan kasus dengan tersangka Men KP non aktif Edhy Prabowo Luhut. Tetapi ia berharap KPK bisa bekerja sesuai dengan ketentuan.

“Saya minta KPK juga periksa sesuai ketentuan, yang bagus saja,” kata Luhut di Gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat 28 November 2020 kemarin.

Baca Juga: Anies Sebut Anak Buahnya Korupsi karena Kebutuhan Hidup, Denny Siregar:...

“Jangan berlebihan nggak semua orang jelek, ada yang baik,” tambahnya.

Di waktu bersamaan, Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di kantor KKP.

Baca Juga: Anies Sebut Tak Ada Toleransi Bagi Koruptor, Warganet Pertanyakan Dana...

Ditulis suaracom, jaringan terkini.id, ada sebanyak 11 mobil yang berisi penyidik KPK saat tiba di kantor tersebut.

Mereka langsung turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam gedung.

Upaya penggeledahan itu berkaian dengan terkait operasi tangkap tangan terhadap bekas Menteri KKP Edhy Prabowo dalam kasus suap izin ekspor benih lobster.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Diperiksa KPK, Berkaitan Kasus Korupsi Nurdin Abdullah

Dari sekian banyak penyidik ada pula nampak terlihat penyidik senior KPK Novel Baswedan. Nampak, Novel langsung turun dari mobil dengan menggunakan jaket berwarna hitam dan topi.

Para penyidik banyak membawa sejumlah koper untuk nantinya barang bukti yang ditemukan dalam ruangan yang telah disegel KKP akan dibawa untuk proses penyidikan.

Sejumlah aparat kepolisian berpakaian seragam turut mengawal penyidik yang akan melakukan penggeledahan

Awak media pun tak dapat masuk ke dalam. Lantaran pintu gerbang gedung KKP langsung ditutup oleh petugas keamanan. Terkait penggeledahan itu, para wartawan hanya bisa menunggu di depan gerbang.

Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto sebelumnya mengaku jika hari ini penyidik KPK berencana menggeledah Kantor KKP dan rumah dinas bekas Menteri KKP Edhy Prabowo.

Rencana serangkaian penggeledahan itu diketahui untuk menambah bukti kasus suap izin ekspor benih lobster yang telah menyeret Edhy Prabowo dan sejumlah pihak sebagai tersangka.

“Akan kami laksanakan penggeledahan secara menyeluruh. Terhadap proses-proses yang sebagaimana kita ketahui dari hasil penyidikan awal,” kata Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto, Jumat.

Karyoto mengatakan, sejumlah tempat dan ruangan – ruangan yang menjadi sasaran tim satgas KPK untuk digeledah sudah dilakukan penyegelan.

Maka itu, tim baru akan dapat bergerak pada hari ini untuk menambah sejumlah bukti.

“Kami sudah segel. Sehingga mungkin dari kemarin tidak ada yang masuk ditempat yang akan kami geledah,” tutup Karyoto.

Sponsored by adnow
Bagikan