Mahasiswa Jepang yang tergabung dalam program SUIJI lakukan pengabdian masyarakat didampingi mahasiswa UNHAS dan Polbangtan Gowa

Mahasiswa Jepang lakukan pengabdian masyrakat bersama mahasiswa UNHAS dan Polbangtan Gowa

Mahasiswa asal Jepang yang tergabung dalam program SUIJI melakukan Service Learning Program (SLP) atau pengabdian masyarakat. Tidak hanya kumpulan mahasiswa Jepang yang sebanyak 12 orang, 17 mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan 5 orang mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa ikut serta dalam kegiatan SUIJI SLP ini.

Kegiatan ini berlangsung pada 23/02/2019 yang diawali dengan penyambutan oleh pihak kampus UNHAS. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan di Kabupaten Polewali Mandar selama 4 hari di Desa Papandangan yang disambut oleh Kades Papandangan, H. Makmur S.Sos.

Selama kegiatan, mahasiswa ini didampingi oleh Prof. Motoko Shimagami selaku koordinator mahasiswa SUIJI Jepang, Prof. Dorotea Agnes Rampisela dosen Pertanian UNHAS yang juga selaku koordinator SUIJI UNHAS, serta A. Farhanah M.Si sebagai pendamping mahasiswa Polbangtan Gowa yang juga merupakan Alumni program SUIJI ikut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan mahasiswa ini mengarah pada kondisi perkebunan kakao masyarakat di Polewali Mandar khususnya di Desa Papandangan, pengolahan sagu oleh P4S, dan juga unit pengolahan kakao Untuk Indonesia Hijau.

Tidak hanya daerah Polewali Mandar, Kegiatan SUIJI SLP ini juga dilanjutkan ke Pulau Lakkang, Kota Makassar selama 6 hari. Mahasiswa membantu warga memberikan solusi dan kerja nyata membangun Pulau Lakkang menjadi lebih bersih dan asri.

Kegiatan SUIJI-SLP ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa mendapat banyak pengalaman dan ilmu baru dari kondisi langsung di lapangan dan dari masyarakat, begitu pula masyarakat diharapkan dapat memperoleh pengetahuan baru dari mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang ada di desa ataupun di pulau mereka.

Berita Terkait