Mahasiswa KKN-PPM UKI Paulus Kembangkan Teknologi Distribusi Air Bersih di Toraja Utara

Mahasiswa KKN-PPM UKI Paulus Kembangkan Teknologi Distribusi Air Bersih di Toraja Utara

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Program Kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat
Oleh Dr. Atus Buku, S.T.,M.T., Dr. Ir. Josefine Ernestine Latupeirissa, M.T dan Herby Calvin Pascal Tiyow, S.T.,M.T

Terkini.id, Toraja Utara – Kondisi topografi di Kabupaten Toraja Utara yang berada di ketinggian, membuat masyarakat daerah ini sering kesulitan mendapat air bersih.

Kondisi itu membuat Universitas Kristen Indonesia Paulus melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tersebut.

Saat ini, beberapa daerah di Toraja Utara cukup sulit untuk mendapat air bersih.

Di beberapa desa, warga harus berjalan kaki dengan kondisi jalan yang menanjak. Jika tidak berhati-hati, bisa tergelincir.

Baca Juga

Salah satu daerah yang mendapat perhatian UKI Paulus adalah Desa Pesondongan.

Mahasiswa KKN-PPM UKI Paulus Kembangkan Teknologi Distribusi Air Bersih di Toraja Utara

UKI Paulus pun menggelar kegiatan KKN PPM dengan menerjunkan 30 orang mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro, Teknik Mesin, Manajemen, serta Akuntansi dan Hukum ke daerah tersebut.

Adapun program KKN PPM itu, pendanaannya berasal dari hibah Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristek Dikti.

Teknologi Pendistribusian Air dengan Metode Gravitasi

Pihak UKI Paulus, membantu mendistribusikan air dengan memanfaatkan gravitasi.

Mahasiswa KKN-PPM UKI Paulus Kembangkan Teknologi Distribusi Air Bersih di Toraja Utara

Mahasiswa, masyarakat, melakukan penyambungan pipa dari sumber air ke masyarakat, sehingga air bisa mengalir dengan metode gravitasi.

Ketua pelaksana kegiatan KKN-PPM UKI Paulus, Dr Atus Buku ST MT, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan Dosen, Mahasiswa dan masyarakat sekitar dan KKN-PPM dilaksanakan oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu di lingkungan universitas dan pelaksanaannya dikoordinasikan oleh LPPM.

Dalam operasionalnya, terang Atus, mahasiswa mengembangkan mekanisme pola pikir dan pola kerja interdisipliner untuk memecahkan permasalahan yang ada di lokasi KKN-PPM.

Program-program KKN-PPM di Desa Pesondongan tersebut terdiri atas program utama dan program tambahan. Program utama yaitu dengan membuat pendisitribusian air bersih dan irigasi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakarat dalam menyediakan air bersih.

Kegiatan tambahan antara lain mengajar di sekolah dasar, membantu masyarakat, membuat papan potensi Desa dan sosialiasi tentang kewirausahaan.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari masyarakat.

Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat telah memiliki sistem pendistribusian air yang baik.

Tingkat kesehatan masyarakat semakin baik, karena masyarakat tidak lagi mengambil air ditempat yang jauh. Masyarakat juga telah menghomsumsi air yang layak bagi kesehatan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.