Mahasiswa Polbangtan Gowa lakukan vaksinasi rabies di Bantaeng

Mahasiswa Polbangtan Gowa lakukan vaksinasi

Selain penting untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan, pemberian vaksin antirabies pada hewan akan memberikan perlindungan kepada manusia dari dampak gigitan hewan dengan rabies. Suntikan vaksin antirabies pada hewan juga bisa mencegah risiko kematian hingga 100 persen pada manusia.

Di Kabupaten Bantaeng, tepatnya di Kecamatan Pa’jukukang pada 3 desa (Desa Biangloe, Desa Nipa-nipa dan Desa Papan Loe) mahasiswa Polbangtan Gowa selama 2 hari (19 – 20) melakukan kegiatan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan kucing. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus yang biasa ditularkan hewan peliharaan kepada manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi.

Rabies adalah penyakit yang dapat ditularkan pada manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Kondisi ini tidak dapat disepelekan karena beberapa jenis hewan yang dapat menularkan rabies bisa saja ada di sekitar kita, seperti anjing dan kucing. Maka dari itu dokter hewan yang di utus langsung oleh Dinas Peternakan bersama Mahasiswa Polbangtan Gowa yang melakukan APK melakukan program vaksin rabies.

Vaksin anti rabies pada hewan bertujuan untuk mencegah penyebaran virus karena pada dasarnya virus ini tidak mematikan bagi hewan. Gejala rabies pada hewan adalah umumnya hewan menjadi jauh lebih agresf, itulah mengapa rabies sering kali disebut sebagai penyakit ‘anjing gila’. Apabila hewan tersebut sudah terkena penyakit rabies maka hewan tersebut harus di tembak mati tapi hewan tidak bisa di matikan dengan racun karena dapat melanggar Undang-undang kesejahteraan hewan. (MUZ).

Berita Terkait
Komentar
Terkini