Sebar Mahasiswa di 8 Kabupaten, Polbangtan Gowa Gelar Rapat Kordinasi

Rapat koordinasi pendampingan Kegiatan Kebijakan Strategis Pembangunan Pertanian di kawasan Pertanian dan Kawasan Perbatasan wilayah kordinasi Politenik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa digelar di Hotel Remcy Makassar. Kamis (05/03).

Rapat koordinasi pendampingan Kegiatan Kebijakan Strategis Pembangunan Pertanian di kawasan Pertanian dan Kawasan Perbatasan wilayah kordinasi Politenik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa digelar di Hotel Remcy Makassar. Kamis (05/03).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menyamakan persepsi dalam rangka Koordinasi Pendampingan Kebijakan Strategis Pembangunan Pertanian kawasan Pertanian dan Kawasan Perbatasan yang terintegrasi dengan kegiatan Praktik Kerja Lapngan (PKL) II mahasiswa.

Hadir pada kegiatan rakor ini antara lain Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Provinsi SulSel,
Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Peternakan pada 8 Kabupaten di SulSel, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat dan fakultas pertanian Unhas sebagai mitra Polbangtan Gowa.

Drs. Aminuddin Saade, M.Si sebagai panitia penyelenggara melaporkan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di 8 kabupaten di Sulawesi Selatan yang menjadi lokasi pendampingan yakni Kab. Pangkep, Barru, Sidrap, Enrekang, Toraja, Toraja Utara, Bone dan Soppeng. Ditambah 1 wilayah di Provinsi Kalimantan Barat yakni Kabupaten Sambas sebagai wilayah kawasan perbatasan. Wilayah ini telah kami survei terlebih dahulul untuk memastikan bahwa memang terdapat jenis komoditas unggulan sebagai temapt mahasiswa belajar nantinya.

Direktur Polbangtan Gowa secara resmi membuka acara tersebut diawali dengan menyampaikan program-program kementan yang saat ini menjadi fokus kegiatan di setiap eselon. Kostratani, penciptaan petani milenial sebanyak 2,5 juta selama 5 tahun. Dengen pertimbangan bahwa setiap tahun jumlah petani berkurang 500 ribu orang. Program lainnya adalah Gratieks, Grasida, GerHorti, KUR dan program YESS sebagai upaya dalam menciptakan petani milenial dan program PWMP yang telah berjalan beberapa tahin terakhir.

Syaifuddin juga membeberkan bahwa saat ini Kostratani adalah ditambah IT yang telah ditegaskan Mentan Syahrul Yasin Limpo. Untuk tahap pertama ada 400 BPP yang telah diberi sapras, termasuk alat untuk bisa terhubung langsung dengan AWR di kementan dengan AOR yang ada di BPP. Telah kita ketahui bersama bahwa di era 4.0 BPP di optimalkan salah satunya dengen IT. Juga peningkatan SDM bagi tim IT yang berada di BPP.

Telah kami bina mahasiswa Polbangtan Gowa membina untuk menjadi pengusaha milenial sehingga akan tercipta job seeker dan job creator. Kegiatan PKL saat ini telah diarahkan ke BPP dengan harapan bisa membantu kegiatan di BPP dan kiranya bisa dipertemukan dengan pengusaha-penguasaha yang ada di lokasi pendampingan,” ungkapnya.

Polbangtan Gowa telah menghadirkan pengusaha-pengusaha yang hebat dan sukses dibidang pertanian dan peternakan, baik pada kuliah umum maupun kuliah yang terstruktur. Kami juga telah mendatangkan petani dan peternak sukses dan berhasil sebagai motivasi kepada mahasiswa ntuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya,” pungkas Dr. Syaifuddin. (MUZ)

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

BEM FSD UNM Salurkan Bantuan Sembako dan APD Untuk Mahasiswa dari Luar Makassar

1.569 Peserta SNMPTN 2020 Lulus di Unhas, Nama yang Lulus Diumumkan Hari Ini

Direktur Polbangtan Gowa Beri Bantuan Untuk THL dan Cleaning Service: Ini Amanah Mentan SYL

Pandemi COVID-19, Seluruh Aktifitas Akademik Dialihkan Ke Smartphone dan Notebook

Bahas Covid-19, Alumni LK2 HMI Korkom UMI Gelar Diskusi Online

Lewat Aplikasi Zoom, Mahasiswa UNM Ini Ujian Seminar Hasil Secara Online

Pantau WFH, Direktur Polbangtan Gowa Sampaikan Pesan Mentan SYL

Pertanian Tidak Berhenti, Petani Tana Toraja Tetap “Mangngarak Ta’nak Na Mantanan”

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar