Kementerian Pertanian laksanakan Rapat Kordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan Serapan Anggaran di Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Wajo dan terakhir Kabupaten Luwu.
Rakor di Bantaeng dihadiri oleh perwakilan dari Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba dan Sinjai (02/07). Rakor di Barru dihadiri perwakilan dari Kabupaten Maros, Pangkep, Pare-pare dan Pinrang (03/07). Rakor di Wajo dihadiri perwakilan dari Kabupaten Bone, Soppeng, Sidrap, Enrekang, Tator dan Torut (04/07). Rakor LTT ditutup di Kabupaten Luwu dan dihadiri perwakilan dari Luwu Raya (04/07).
Rapat Kordinasi ini dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pertanian Ir. H. Lutfi Halide, MP, Irjen Kementan Dr. Ir. Gatot Irianto, MS., DAA, Kadis Tanaman Pangan, Hostikultura dan Perkebunan Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Direktur Polbangtan Gowa dan Kepala BPTP Sulsel.
Di depan peserta rakor mereka bergantian menyampaikan pengarahan mengenai kebijakan dan komitmen pemerintah pusat tentang luas tambah tanam.
Dalam Rakor dibahas tentang adanya alokasi benih tambahan untuk mendukung LTT. Terdapat alokasi tambahan padi inbrida 400.00 ha dan jagung 160 ha yang berada di satker pusat.Untuk CPCL agar mengajukan ke Pusat dengan syarat tanam paling lambat bulan September 2020 dan alokasi bantuan benih di Satker daerah sudah tersalurkan semua.
- Studium Generale di Unismuh, Wamendiktisaintek Tekankan Mutu, Akses, dan Relevansi
- Fatmawati Rusdi Apresiasi Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian', Karya Inspiratif Penuh Referensi
- Andi Iwan Darmawan Aras Terpilih Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel 2026--2031, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
Staf Khusus Menteri Pertanian, Lutfi Halide mengajak kepada Dinas Pertanian untuk mempercepat surat permintaan bantuan benih. Lutfi berharap, proses tanam bisa segera dilakukan bulan ini. “Segera kirim suratnya. Kita berikan bantuan. Karena kita targetnya, bantua tahun ini bisa dipanen tahun ini juga,” jelas dia.
Lutfi Halide menambahkan, saat ini kita berada dalam kondisi abnormal akibat Pandemi Covid-19.
Olehnya itu, pemerintah dan stakholder di bidang pertanian harus bekerja tidak biasa-biasa saja.
“Saya minta kita semua bekerja tidak biasa-biasa saja. Saya selalu ingat pesan Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk ikat kepala dan ikat lengan bekerja keras,” imbaunya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
