Mahfud MD Sebut Sering Dicerca Ustaz Tengku Zul, Netizen: Cenderung Tak Berempati

Terkini.id, Jakarta – Cuitan Menko Polhukam Mahfud MD yang berbelasungkawa atas berpulangnya ustaz Tengku Zulkarnain mendapat respons sejumlah netizen.

Itu karena Mahfud MD sempat mengungkit cibiran yang dilayangkan Ustaz Tengku kepada Mahfud.

“Selamat jalan menghadap Sang Khaliq, Tengku Zulkarnaen. Sy sering merasa dicerca tanpa alasan yg tepat oleh almarhum tp sy diam krn sy tahu almarhum merasa sedang berjuang. Baru sj ada berita beliau wafat, sy sdh rindu lg kpd-nya. Semoga Allah mengampuni dan memberi surga-Nya,” tulis Mahfud MD lewat akun Twitter.

Baca Juga: Berduka M Assegaf Wafat, Mahfud MD: Dia Dulu Dipecat dari...

Menanggapi postingan Mahfud tersebut, pemilik akun Petta Buyung di media sosial Facebook, menilai pernyataan itu cenderung norak dan tak berempati.

“Saya pikir banyak sabda Rasulullah SAW yang menganjurkan kita untuk bertutur kata yang baik terhadap orang yang berpulang kepada Sang Khalik, 

Baca Juga: Presiden Jokowi Ngaku Sering Dihina, Mahfud MD: Tapi Tak Pernah...

Ada juga pesan yang menegaskan bahwa iblis sangat senang dengan wafatnya seorang ulama dibanding 70 ahli ibadah.  

Almarhum Ustaz Tengku Zul (saya biasa menyebut beliau begitu) di mata saya adalah seorang yang bersahaja dengan dakwah lebih mengedepankan NAHI MUNKAR. karenanya banyak tausiyahnya yang tidak sejalan dengan rezim ini.

Twit pak Mahfud ini membuat saya sedih dan terkesan su’ul adab pada almarhum.  Diksinya cenderung NORAK dan tak berempati

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Koruptor Bersatu Hantam KPK, Netizen: Dan Bapak...

Kita katakan dungu sekolahnya tinggi
Kita katakan bodoh gelarnya Profesor
Kita katakan gila pakaiannya bersih
Kita katakan ga ada otak tempurungnya kepalanya besar

Entah apalah harus kukatakan untukmu, salah kata baper pula nanti.

Terserah kau sajalah….” tulisnya.

“Mengucapkan bela sungkawa itu tdk harus mengungkit masa lalunya pak. Cukup ucapkan sesuai dg aqidah dan syariat Islam.

Ulama dan para kiai guru-guru di Madura Tidaj ada yg mengajarkan ucapan bela sungkawa seperti ini.

Ingat kata para kiai Madura, keutamaan ilmu adalah ilmu akhlak,” tulis pemilik akun @dityakhairul.

Bagikan