Terkini, Makassar – Bakal Calon Wali Kota Parepare, Andi Nurhaldin Nurdin Halid telah mengikuti rangkaian proses penjaringan fit and proper test di Partai Demokrat, di Hotel Claro Kota Makassar, Selasa 28 Mei 2024.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini sedang berusaha untuk mengejar rekomendasi Partai Demokrat yang memiliki modal 2 kursi dari 5 kursi syarat untuk maju di Pilwalkot Parepare 2024.
“Cukup menarik pertanyaan-pertanyaan dari tim penjaringan Demokrat, bagaimana caranya bisa memenangkan dan Demokrat bisa mengusung dan memenangkan saya di Pilwalkot. Saya sangat berharap besar Demokrat memberikan rekomendasi untuk saya,” kata Nurhaldin.
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, alasan maju di Parepare, karena dia lahir di Parepare. Bahkan keinginannya untuk maju bertarung di tanah kelahiran Presiden ke-3 Bj Habibie ini sudah ada sebelum ia menjadi anggota dewan di Kota Makassar.
“Salah satu kegagalan saya di Pileg 2024, mungkin ini jalan Allah untuk memberikan yang terbaik untuk maju di Kota Parepare,” ungkap putra Mantan Calon Gubernur Sulsel Andi Nurdin Halid ini.
- Perambah Mengatasnamakan Petani Lada Diduga di Balik Pembakaran Hutan di Lutim, KPH Tempuh Jalur Hukum
- Danamon Hadirkan Promo Semarak HUT ke-81 RI, Diskon hingga Rp181 Ribu dan Bunga 0,81 Persen
- Provokasi APL Makin Gencar Usai Operasi Tindak Pidana Kehutanan, Hasut Warga Loeha Lawan Petugas Negara
- Gempa M 7,7 Guncang Mbay Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Termasuk Beberapa Kabupaten di Sulsel
- Disdikbud Jeneponto Turun ke SDN 14 Tamalatea, Pastikan Kronologi Dugaan Pemukulan Siswa yang Berujung Pengeroyokan Guru
Meskipun di internal Partai Golkar, ada juga kader yang maju yaitu, istri Ketua DPD Golkar Sulsel Taufan Pawe, Erna Rasyid TP, yang juga telah mengantongi surat tugas dari partai.
Bagi Nurhaldin hal itu tidak menjadi masalah, sebab Erna masih mengantongi surat tugas bukan rekomendasi usungan Golkar di Pilwalkot Parepare 2024.
“Saya juga mengikuti semua tahapan di Partai Golkar, bahkan nama saya masuk dalam survei yang diturunkan Golkar. Siapapun yang diusung itu urusan DPP,” ujarnya.
Meskipun saat ini dia mengincar 01. Namun tidak menuntut kemungkinan dia juga bakal maju 02.
“Sekarang kita target 01. namun yang saya sampaikan ke Partai Demokrat, saya tidak mengejar kekuasaan jadi ada kemungkinan juga saya jadi 02. Tetapi kita liihat dulu siapa calonnya. karena kita tidak mau membeli kucing dalam karung,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
