Terkini.id, Jakarta – Rabu malam kemarin, 17 Februari 2021, Andi Arief mencuitkan sesuatu di laman media sosial Twitter miliknya @Andiarief_ terkait kader Demokrat yang katanya didoktrin untuk tidak mem-bully mantan presiden.
Selain itu, politikus partai Demokrat tersebut juga sekaligus menanggapi pernyataan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, perihal pengakuan mantan Marzuki Alie yang menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri dua kali kecolongan pada Pilpres 2004.
Andi meminta Hasto agar tidak membenturkan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, dengan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Seolah ingin memberi contoh, ia mengungkapkan bahwa kader partai Demokrat sejak lama didoktrin untuk tidak mem-bully mantan presiden.
“Sebaiknya Sekjen PDIP Hasto Kristianto jangan membentur2kan mantan Presiden Ibu Mega dan Pak SBY. Biarlah mereka berdua menjadi panutan bersama, sebagai yg pernah berjasa buat sejarah politik kita. Kader Partai Demokrat sejak lama didoktrin untuk tidak membuly mantan Presiden,” cuit Andie Arief dalam akun Twitter miliknya @Andiarif_.
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
Kontan unggahan tersebut menjadi perhatian warganet. Beberapa di antaranya bahkan salah fokus terkait pembahasan soal bully-membully.
Pasalnya, menurut mereka, apa yang disampaikan oleh Andi Arief berbanding terbalik dengan apa yang justru terjadi. Setidaknya, dalam kasus Presiden.
“Sepakat, tidak membuli mantan presiden tapi apa boleh membuli presiden???” tulis akun @PHLambudong.
“Tapi didoktrin untuk membully Presiden saat ini? (emoji berpikir),” timpal akun @Ernie_es.
“Kalau mantan tidak boleh di bully ya boss.tapi kalau presiden boleh? Gayamu parlente OTAKMu MURAH,” geram akun @Noer49661***
“Kalo Mantan Presiden atau kader Demokrat membuly presiden boleh ga Rif?” sindir @empu_gading.
“Jadi kader @PDemokrat didoktrin utk membully presiden yg sedang menjabat..?? Begitu KONGER?? (Kondom Gerigi),” tambah akun lainnya @twestree***.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
