Terkini.id, Jakarta – Partai Demokrat (PD) menyatakan bahwa banyak pihak yang menginginkan duet Ketua Umum mereka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Dilansir dari detik.com, Partai Demokrat masih menunggu partai politik (parpol) lainnya yang mau mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Soal keinginan beberapa pihak yang ingin menduetkan AHY-Anies atau AHY-Ganjar untuk Pilpres 2024 mendatang disampaikan Deputi Analisis Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution melalui akun Twitter @syahrial_nst pada hari Minggu 8 Mei 2022.
Syahrial menulis thread atau utas soal wacana duet Pilpres 2024 tersebut.
“Banyak yang ingin menduetkan Mas @AgusYudhoyono dengan Mas @aniesbaswedan pada Pilpres 2024. Jika itu sebuah harapan, maka hanya AHY yang paling firmed. Karena beliau pengendali @PDemokrat. Kita masih menunggu parpol mana yang akan menggendong Anies?” kata Syahrial melalui cuitan yang telah disesuaikan.
- Aliyah Mustika Jabat Plt Ketua DPC Demokrat Makassar
- 15 Tahun Jabat Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali Mundur dan Jabat PLT Dirut PD Parkir
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Fraksi Demokrat Ubah Komposisi AKD di DPRD Sulsel
- Demokrat - Gerindra - PKS All Out Menangkan Andi Sudirman di Pilgub Sulsel
Syahrial menyebutkan bahwa AHY selalu berada di urutan pertama dalam simulasi pasangan Capres atau Cawapres, baik dengan Anies Baswedan ataupun dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Namun, menurut Syahrial ada beberapa masalah untuk merealisasikan wacana duet Pilpres tersebut.
“Beberapa lembaga survei selalu menempatkan Gubernur DKI saat ini berada di posisi puncak jika berpasangan dengan AHY pada Pilpres 2024. Pun demikian jika Gubernur Jateng @ganjarpranowo berduet dengan AHY. Tapi ada masalah. Jabatan kedua gubernur tersebut segera berakhir dan kembali menjadi warga biasa,” jelas Syahrial.
“Ada strategi, jika ada parpol yang berani mendeklarasikan Anies atau Ganjar sebagai Capres sebelum berakhir jabatan gubernur, menjelang akhir tahun ini. Mungkin, eksistensi elektabilitasnya bisa diprediksi bertahan atau makin naik. Muncul pertanyaan, parpol apa yang berani melakukan?” tambahnya.
Selain persoalan tentang masa jabatan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, Syahrial juga membahas soal PDIP yang menurutnya lebih mendukung Puan Maharani untuk maju ke Pilpres 2024.
Syahrial menyebutkan bahwa kondisi Anies Baswedan yang bukan Kader Parpol juga tidak jauh berbeda dengan kondisi Ganjar Pranowo.
Namun, Anies ataupun Ganjar mempunyai relawan yang kekuatannya bisa saja untuk menggerakan Parpol.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
