Mahasiswa Politeknik Pembanguan Pertanian (Polbangtan) Gowa Zahy Muqayyimatul Hukma jurusan penyuluhan pertanian berkunjung ke green farm hidroponik milik pelaku usaha tani pak Arsyad yang berlokasi di Kecematan Rappocini Kota Makassar,. kamis (14/05)
Makassar bisa dijadikan sebagai salah satu percontohan dalam membanguun pertanian terintegrasi berbasis green house. menurut Zahy Muqayyimatul Hukma kegiatan pendampingan ini bisa belajar untuk membuka usaha agribisnis, apalagi saya sudah mempelajarinya di tingkat 2 dengan memadukan mata kuliah saya saat ini yaitu studi kelayakan usaha dan penjaminan mutu, sehingga saya bisa dengan mudah kedepannya membuat usaha agribisnis ini. Adapun beberapa tanaman yang ditanam yaitu terbagi atas 3 tanaman sayur-sayuran seperti pakcoi, selada, kale, bayam, kangkung, cabai, tomat. Tanaman herbal, seperti basil, parsleylemon, balm. Dan tanaman hias
Dalam melaksanakan programnya, Kementerian Pertanian bersinergi dengan Politeknik Pembanguan Pertanian (Polbangtan) yang ada di Indonesia. Dalam hal ini Polbangtan Gowa menyiapkan alumninya sebagai sumber daya manusia yang handal dan kompetitif untuk dicetak menjadi petani milenial yang berjiwa pengusaha.
Berbicara tentang petani milenial, dalam beberapa kesempatan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin limpo, menyinggung peran petani milenial dalam pengelolaan pertanian saat ini.
Syahrul Yasin limpo Mengatakan “Pertanian yang dibutuhkan saat ini adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern,”
- PDAM Makassar Kerahkan Tangki Air Gratis hingga 24.00 Wita, Ini Nomor Layanannya
- Jelang Munas VIII PSMTI, Dukungan Wilianto Tanta Mengalir dari Sejumlah Daerah
- Di Tengah Musim Kemarau, Pendapatan PDAM Makassar Justru Meningkat
- MLS 2026 Dorong Makassar sebagai Episentrum Kepemimpinan, Bangun Dialog dengan Pemerintah Kota
- 9.9 Special All You Can Eat di Hana Resto, Nikmati Sajian Favorit Sepuasnya Hanya Rp99.026 NET/Pax
Senada dengan pernyataan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.
“Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.
Metode pemasaran yang digunakan, memasok produk ke kafe dan restaurant, selain itu penjualannya juga lewat beberapa media sosial lalu diantarkan,”
ucap Arsyad, salah seorang pengelola. (ONO)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
