BERKAT langkah Kepala Desa, Rimal Manuk Allo dan warganya, mereka bisa mengubah lahan kritis, menjadi kawasan Agrowisata Nanas dengan yang diisi kurang lebih 26 ribu pohon nanas.
PT Vale Indonesia membantu agrowisata di Wosuponda, berbasis kearifan lokal. Karena kata Wosuponda, dalam bahasa daerah Luwu berarti nanas yang tumbuh di atas batu
Selain dijual, daging buah nenas juga diolah menjadi sirup, dodol, selai hingga manisan
Tanaman nanas, dinilai cocok untuk tanah di kawasan tersebut, dan membuat banyak warga bisa mendapat penghasilan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
