Terkini – Bus listrik milik PT Vale Indonesia menjadi salah satu kendaraan yang dimanfaatkan untuk mengangkut para undangan yang datang untuk merayakan momen HUT Ke-56 perusahaan tambang di Sulawesi tersebut.
Bus listrik tersebut digunakan para wartawan dari lokasi guest house di Kawasan perumahan ke area penambangan dan reklamasi Solia Hill, melewati bukit-bukit menuju ke Hutan Himalaya (Hutan Hasil Reklamasi), ke lokasi Process Plant (pabrik pengolahan nikel) hingga ke area Slag Dumping (pembuangan slag nikel) yang perjalanannya melewati bukit-bukit.
Keesokan harinya, bus listrik dengan tulisan ‘Zero Emission’ itu kembali mengantarkan para wartawan ke lokasi pengelolaan air bersih Lamela Gravity Settler atau LGS.
Dari kunjungan ke sejumlah titik itu, bus listrik itu menempuh perjalanan panjang dan menghabiskan kurang dari separuh tenaga listrik.
“Ini dari perjalanan seharian, kapasitas baterai tersisa sekitar 60 persen. Masih masih banyak ini,” jelas Agus, Driver Bus listrik PT Vale yang mengantar wartawan seharian.
- Reses Kedua, Anggota DPRD Makassar William Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tallo
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Safety Riding bagi Siswa SMAN 20 Gowa
- Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang
- BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan RI Kompak Tingkatkan Perlindungan Pekerja Rentan di Sulawesi-Maluku
- Polbangtan Kementan, Dorong Generasi Muda, Bangun Startup Pertanian dan Peternakan Kompetitif
Kandaraan Bus Listrik PT Vale Indonesia berkapasitas listrik 240 kilowatt, atau setara dengan 320 horsepower, jauh lebih besar dari tenaga bus konvensional.
Bus memiliki kapasitas baterai sebesar 315 atau KwH, setara dengan jarak tempuh 250 kilometer. Unit ini dilengkapi dengan menggunakan air suspension, sehingga lebih nyaman dari teknologi bus pada umumnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
