Masa Pandemi, PPL Tana Toraja Genjot Pertanaman di MT II

Petani Toraja Aktif Melakukan Percepatan Tanam

Mengantisipasi datangnya musim kemarau petani diminta mempercepat penyemaian dan penanaman padi sawah. Hal ini kementan lakukan dalam menghadapi  dan mengantisipasi kemarau Panjang. Maka dari itu, strategi dari kementerian pertanian dalam menjamin makannya rakyat yang 267 juta penduduk Indonesia,” ungkap Syahrul. 

Kementan sesuai arahan Presiden Jokowi dituntut melakukan langkah konkret untuk menjamin ketersediaan pangan terutama di masa pandemi ini.

Mentan Syahrul Yasin Limpo, mengatakan saat ini adalah tantangan yang nyata yang berdampak sudah tersentuh langsung ke masyarakat. Oleh Karena itu solusinya adalah Medical Solution dan Food Security. Persiapan pangan adalah solusi, oleh karena itu kita harus bekerja lebih keras, lebih terpadu dan lebih gotong royong agar makanan rakyat bisa terjamin.

Di beberapa kesempatan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi secara khusus menyemangati Penyuluh Pertanian. Ia mengatakan, mereka harus bekerja mendampingi para petani.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” ucap Dedi.

Menarik untuk Anda:

Demi mendukung hal tersebut, penyuluh pertanian bersama petani melakukan penanaman padi varietas Cisantana Poktan Kamali dan Poktan Milan Kelurahan Kamali Pentalluan Kec.  Makale Kab. Tana Toraja dengan menggunakan sistim legowo 2:1 luas tanam 5.000m2. Umur bibit telah masuk 21 hari setelah semai. Selasa, (09/09).

Kelompok Tani Milan tetap melakukan penanaman di MT.II,  selain curah hujan yang mendukung juga untuk mendukung pencapaian target IP.2 untuk kecamatan Makale di Tahun 2020.

Ketua kelompok semangat mengajak anggota dan petani yang ada di hamparan tersebut untuk tidak kuatir akan air, karena Poktan Milan telah mendapat bantuan Pompa dari Dinas Pertanian yg bisa dimanfaatkan. Hal ini pula didukung dengan adanya aliran Sungai Sa’dan yang berdekatan dengan hamparan sawah tersebut.  Luas lahan yang telah dan akan ditanami beberapa hari kedepan dalam hamparan tersebut +-10ha

Mereka bersemangat melakukan penanaman meskipun dilakukan secara manual, tenaga kerja yg menanam hari ini hanya 13 orang dari biasanya 20 orang karena adanya kegiatan sosial kemasyarakatan yg bertepatan dalam wilayah yang sama. Mereka berdoa semoga hasil panen nantinya tidak mengecewakan.

Sebagai petugas lapang dan dengan semangat Kostratani, kami tetap mendorong poktan terus semangat berusahatani di masa pandemi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Christina. 

Di beberapa kesempatan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi secara khusus menyemangati Penyuluh Pertanian. Ia mengatakan, mereka harus bekerja mendampingi para petani.
(MUZ).

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Maju di KBMI, FIKOM UMI Sasar Tingkat Nasional

Tetap Produktif di Masa Pandemi, Ini yang Dilakukan Himatep FIP UNM

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar