Di Masa Revolusi, Andi Sose dan Kahar Muzakkar Satu Kesatuan

Terkini.id — Mantan Pejuang angkatan 45, Andi Sose meninggal dunia diusia 89 tahun, almarhum disemayamkan di kediamannya, Jalan Sungai Tangka Makassar, Selasa 26 Maret 2019.

Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Private Care Center (PCC) Makassar, karena mengidap penyakit jantung, pagi tadi.

Semasa hidupnya, yang diceritakan secara singkat oleh Putra kelima Andi Sose, Andi Guntur Sose. Di masa revolusi, Andi Sose dan Kahar Muzakkar sama-sama tergabung dalam satu kesatuan gerilyawan.

Baca Juga: Songkok Sang Brigjend

“Umur 21 tahun sudah diangkat menjadi kapten. Beliau (Andi Sose) pada waktu itu masih gondrong dari gerombolan sudah diangkat menjadi kapten. Itu sama-sama Kahar Muzakkar,” kata Andi Guntur sembari menunjukkan foto pasukan Andi Sose bersama Kahar Muzakkar.

Andi Sose resmi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan pangkat Letnan Kolonel, kemudian menjadi komandan Korem 142 Tatag.

Baca Juga: Danny Pomanto Mendoakan Andi Sose Husnul Khotimah

“Beliau juga sempat merintis dan memimpin 23 perusahaan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, almarhum juga banyak melakukan kegiatan sosial, seperti memberangkatkan banyak orang umroh dan haji.

Selain itu, almarhum membangun, masjid, kampus 45 yang sekarang berubah menjadi Universitas Bosowa, gedung serbaguna dan tujuh monumen.

Baca Juga: Danny Pomanto Mendoakan Andi Sose Husnul Khotimah

“Termasuk taman Macam yang digagas oleh beliau. Sebenarnya teman macam itu, Harimau Indonesia, tapi diplesetkan menjadi taman macam. Dia dulu tergabung dalam laskar Harimau Indonesia,” pungkasnya.

Bagikan