Terkini.id, Jakarta – Di usia 61 tahun, Rocky Gerung masih betah hidup menjomblo. Pengamat politik yang dikenal kerap mengkritik pemerintah ini hingga kini dikabarkan belum memiliki pasangan hidup.
Rocky Gerung pun memberikan jawaban terkait alasannya mengapa belum juga mau menikah.
Alasan itu dilontarkannya menjawab pertanyaan dari Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun.
Rocky Gerung menegaskan alasan dirinya belum menikah bukan berarti tidak ingin menikah.
Ia pun memberikan penjelasan terkait hal itu dengan bernada politik.
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
- Akhir Agustus 2026 Makin Dekat, Promo Honda Merdeka Asmo Sulsel Segera Berakhir
- FER Kendari 2026 Soroti Tata Kelola SDA Sultra dan Dorong Konsep Ekoteologi
Menurutnya, pernikahan adalah sebuah hak. Hak tersebut, kata Rocky Gerung, boleh diambil ataupun tidak.
Sedangkan Rocky mengatakan haknya untuk menikah memang belum diambil.
“Dalam hukum itu perkawinan adalah hak karena itu boleh dipakai, boleh hak,” ujar Rocky Gerung, dikutip dari Tribunnews, Jumat, 21 Agustus 2020.
“Agama adalah hak boleh dipakai boleh tidak, ini soal hukum. Sama seperti hak memilih juga karena disebut hak boleh dipakai boleh enggak dipakai,” sambungnya.
Adapun pun pilihannya menjomblo, kata Rocky, berarti dirinya belum memakai hak yang disediakan konstitusi itu.
“Kalau saya jomblo itu artinya saya belum memakai hak yang disediakan konstitusi,” ujarnya.
Rocky Gerung lalu mengibaratkan hal tersebut seperti dengan pemilihan umum.
“Dengan tidak memakai hak untuk menikah, maka sama saja melakukan golput,” terangnya.
Maka dari itu, Rocky Gerung berpendapat bahwa hak menikah atau hak memilih pada pemilihan umum adalah pilihan dan rahasia pribadi.
“Sama kalau golput sama saya tidak menggunakan hak untuk memilih,” ujar Rocky.
“Kita membedakan antara reference indvidual seseorang terhadap peristiwa kebudayaan. Maka saya pisahkan reference individu dengan peristiwa kebudayaan dengan aturan konstitusi,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
