Masjid Nurul Ihsan Selenggarakan Tausiah Bersama Syech dari Palestina

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar-Masjid Nurul Ihsan bekerja sama dengan Lembaga Peduli Palistina Sulawesi Selatan, Minggu 26 Oktober 2019 malam menyelenggarakan Tausiah tentang Alquran dan Dunia Palistina.

Di Masjid berlantai 2 dangan Menara Kembar ini beralamatkan di Jln. KH. Abdul Jabbar Ashiry RW 02 Asang, Kel. Pai, Biringkanaya, Makassar, sebagai tempat Syech Syakir Aiman ‘Auda memberikan Tausiah dihadapan sekitar150 jamaah bapak-bapak, ibu-ibu dan para pemuda serta kaum remaja.

Pelaksanaan dimulai setelah selesai shalat Maghrib berjamaah hingga shalat isya, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab setelah shalat isya’ secara berjamaah.

Selama shalat berjamaah magrib dan isya’ Syech yang merupakan Imam dan Khatib Kementerian Agama Wilayah Gaza Utara didaulat sebagai imam yang mahraj dan tajwid sangat bagus.

Syech Syakir dalam tausiahnya menyampaikan, bahwa Al Quran adalah bagian penting dalam perjuangan bangsa Palistina dalam menghadapi kekerasan/penjajahan dari Negara Yahudi.

Bangsa Palistina terus menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah selama ini dalam gempuran dan agresor dari tentara Yahudi.

“Sekarang tumbuh berkembang program Tahfis Quran di kalangan anak-anak Palistina, bahkan ditarget 1 tahfis per keluarga,” kata Syech Syakir Aiman ‘Auda.

Waktu sering yang dimanfaatkan untuk menghafal Qur’an selama 2 bulan saat libur sekolah dengan program Muhayyam ( bermalam di suatu tempat), lanjut Syech dari Pembina Darul Quran Wa Sunnah, Gaza Palestina.

Syech yang menguasai Qira’ah Asyraf (10 riwayat bacaan Al Quran) selama tausiah dan tanya jawab menggunakan Bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Ust. Muhammad Anwar dari Lembaga Peduli Palistina Sulsel. Ustaz Muhammad.

Syech juga merasa bangga pada sesi tanya jawab, karena salah satu diantara penanya menggunakan dengan bahasa Arab dengan fasih.

Sebelum sesi tanya jawab ditayangkan vidio perjuangan bangsa Palistina dan kekeasan/ penjajahan tentara Yahudi yg dipandu dari Ustaz Muhammad Anwar.

Para jamaah begitu antusias memperhatikan penderitaan dan perjuangan bangsa Palistina atas penjajahan Yahudi. Yang memprihatinkan juga kawasan Masjid Al Aqsha dalam kekuasaan wilayah Yahudi, sehingga kalau ziarah ke Al Aqsha menggunakan Visa Negara Israil.

Oleh karena itu bangsa Palistina masih membutuhkan bantuan kemanusiaan dari bangsa Indonesia.

DRS. H. Ahmad Syihabi, Ketua pengurus Masjid Nurul Ihsan menuturkan, Saat diedarkan kotak Amal untuk bantuan kemanusian terkumpul uang tunai sekitar Rp. 2.550.000 dan berupa non tunai dari 28 jamaah yang akan bantu sekitar totalnya 28 juta dengan masing-masing 1 juta per orang.

“Dari 28 orang yang semangat membantu non tunai tersebut diberikan kalungan kenang-kenangan Sal Khas Palistina-Indonesia oleh Syech Syakir Aiman ‘Auda,” pungkas Ahmad Syihabi yang juga aktif sebagai guru.

Komentar

Rekomendasi

Fahriansyah: Masjid Istiqlal Indonesia Simbol Kemerdekaan Rakyat Palestina

KLHK Bersama Anggota Dewan Komisi IV DPR RI Sidak 1078 Kontainer Sampah Impor

ARN Buka Festival Pop Singer 2020 se Kota Makassar

Viral, Pria Ini Terekam Kamera Sedang Onani di Atas Mobilnya

Viral, Kades Sekeluarga Keroyok Warganya yang Minta Raskin

Awalnya Coba-Coba, Sekarang! Pendapatan Masyarakat Mencapai Puluhan Juta

Pengangkutan Kayu dengan Dokumen Palsu di Toraja Berhasil Diungkap Tim Penyidik Gakkum LHK Sulawesi

Memasuki awal tahun 2020, Persiapan RS Sandi Karsa Menuju Akreditasi SNARS EDISI 1.1

Ingin Alumni Berdaya Saing, Sandi Karsa Group Lakukan Dialog

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar