Terkini.id, Makassar-Masjid Nurul Ihsan bekerja sama dengan Lembaga Peduli Palistina Sulawesi Selatan, Minggu 26 Oktober 2019 malam menyelenggarakan Tausiah tentang Alquran dan Dunia Palistina.
Di Masjid berlantai 2 dangan Menara Kembar ini beralamatkan di Jln. KH. Abdul Jabbar Ashiry RW 02 Asang, Kel. Pai, Biringkanaya, Makassar, sebagai tempat Syech Syakir Aiman ‘Auda memberikan Tausiah dihadapan sekitar150 jamaah bapak-bapak, ibu-ibu dan para pemuda serta kaum remaja.
Pelaksanaan dimulai setelah selesai shalat Maghrib berjamaah hingga shalat isya, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab setelah shalat isya’ secara berjamaah.
Selama shalat berjamaah magrib dan isya’ Syech yang merupakan Imam dan Khatib Kementerian Agama Wilayah Gaza Utara didaulat sebagai imam yang mahraj dan tajwid sangat bagus.
Syech Syakir dalam tausiahnya menyampaikan, bahwa Al Quran adalah bagian penting dalam perjuangan bangsa Palistina dalam menghadapi kekerasan/penjajahan dari Negara Yahudi.
- Hadapi El Nino, Penyuluh Kehutanan Sulsel Dibekali Strategi Mitigasi Karhutla untuk Akselerasi FOLU Net Sink 2030
- PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran di Bungku Timur dengan Membangun Fire Shelter Pertama
- PT Vale Wujudkan Pengelolaan Danau Matano Berkelanjutan, Dukung Kolaborasi Strategis Multipihak
- Karyawan CIMB Niaga Makassar Ikuti Fun-Walk dan Bersih-bersih Masjid-Gereja di Momen HUT Ke-71
- EyeQu Hadirkan Presbyond di Makassar, Operasi Mata untuk Masyarakat Usia 40+ dengan Teknologi Laser Supercepat
Bangsa Palistina terus menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah selama ini dalam gempuran dan agresor dari tentara Yahudi.
“Sekarang tumbuh berkembang program Tahfis Quran di kalangan anak-anak Palistina, bahkan ditarget 1 tahfis per keluarga,” kata Syech Syakir Aiman ‘Auda.
Waktu sering yang dimanfaatkan untuk menghafal Qur’an selama 2 bulan saat libur sekolah dengan program Muhayyam ( bermalam di suatu tempat), lanjut Syech dari Pembina Darul Quran Wa Sunnah, Gaza Palestina.
Syech yang menguasai Qira’ah Asyraf (10 riwayat bacaan Al Quran) selama tausiah dan tanya jawab menggunakan Bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Ust. Muhammad Anwar dari Lembaga Peduli Palistina Sulsel. Ustaz Muhammad.
Syech juga merasa bangga pada sesi tanya jawab, karena salah satu diantara penanya menggunakan dengan bahasa Arab dengan fasih.
Sebelum sesi tanya jawab ditayangkan vidio perjuangan bangsa Palistina dan kekeasan/ penjajahan tentara Yahudi yg dipandu dari Ustaz Muhammad Anwar.
Para jamaah begitu antusias memperhatikan penderitaan dan perjuangan bangsa Palistina atas penjajahan Yahudi. Yang memprihatinkan juga kawasan Masjid Al Aqsha dalam kekuasaan wilayah Yahudi, sehingga kalau ziarah ke Al Aqsha menggunakan Visa Negara Israil.
Oleh karena itu bangsa Palistina masih membutuhkan bantuan kemanusiaan dari bangsa Indonesia.
DRS. H. Ahmad Syihabi, Ketua pengurus Masjid Nurul Ihsan menuturkan, Saat diedarkan kotak Amal untuk bantuan kemanusian terkumpul uang tunai sekitar Rp. 2.550.000 dan berupa non tunai dari 28 jamaah yang akan bantu sekitar totalnya 28 juta dengan masing-masing 1 juta per orang.
“Dari 28 orang yang semangat membantu non tunai tersebut diberikan kalungan kenang-kenangan Sal Khas Palistina-Indonesia oleh Syech Syakir Aiman ‘Auda,” pungkas Ahmad Syihabi yang juga aktif sebagai guru.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
