Terkini.id, Jeneponto – Prediksi Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau tahun ini sudah mulai berlangsung sejak Maret dengan titik puncak pada Agustus hingga September 2023 sudah mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kabupaten Jeneponto.
Sebagian masyarakat Jeneponto di beberapa wilayah sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, seperti yang dirasakan warga di Lingkungan Borongbira, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara.

Untuk membantu warga Lingkungan Borongbira, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto mulai mendistribusikan air bersih.
“Alhamdulillah, hari ini mulai kita mendistribusikan air bersih, sesuai laporan masuk, warga Borongbira, Kelurahan Tolo sudah beberapa hari kesulitan mendapatkan air karena kemarau panjang,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Patappoi kepada terkini.id, Senin, 18 September 2023.
Menurutnya, pendistribusian air bersih di Lingkungan Borongbira, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara dimulai sekitar pukul 15.30 Wita.

- Masyarakat Jeneponto Harap Pengurus Koperasi Merah Putih yang Dibentuk Kades Diverifikasi dengan Ketat
- Paslon 2 Paris-Islam Sampaikan Terima Kasih kepada Masyarakat Jeneponto, Siap Hadapi Gugatan di MK
- Masyarakat Jeneponto Membludak Hadiri Bukber Bacalon Bupati Jeneponto Syamsuddin Karlos
- Masyarakat Jeneponto Dihebohkan dengan Video Panas, Diduga Oknum Kades
- Mantan Gubernur Sulsel Bersilaturahmi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Jeneponto
“Pendistribusian air bersih di Lingkungan Borongbira dilakukan hingga menjelang shalat Isya, Insya Allah akan di lanjutkan besok di Lingkungan Cambajawa,” jelas Andi Patappoi.
Lebih lanjut, Andi Patoppoi mengatakan, masyarakat mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang.

“Sesuai prediksi BMKG, musim kemarau 2023 lebih kering apabila dibandingkan dengan tiga tahun terakhir. Hal itulah yang terjadi, sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Andi Patappoi.
Andi Patappoi menambahkan, BMKG juga memprediksi tahun 2023 ini ada potensi El Nino atau fenomena pemanasan suhu muka laut hingga 60 persen.

“Sehingga Pemkab Jeneponto melalui BPBD siap siaga untuk mendistribusikan air bersih, dan kita sangat mengharapkan Pemerintah Desa dan Kelurahan serta masyarakat untuk melaporkan ke BPBD jika warganya mengalami krisis air bersih,” harap Andi Patappoi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
