Terkini.id, Jakarta – Tak dimungkiri Megawati Soekarnoputri belakangan ini banyak diperbincangkan oleh publik Tanah Air.
Ya, ia banjir hujatan dari publik usai pernyataan kontroversialnya beberapa waktu lalu terkait perkara minyak goreng.
Nah, menanggapi hal tersebut, politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, buka suara dan memberikan pembelaannya.
Ia meminta masyarakat untuk tidak mempelintir ataupu memelesetkan pernyataan Megawati yang viral tersebut.
Menurutnya, pernyataan Megawati bukan berarti menyalahkan atau melarang ibu-ibu untuk mengolah makanan dengan cara menggoreng di tengah mahalnya harga minyak goreng.
- Sindir BEM UI, Hendrawan Supratikno: Mahasiswa yang Benar Tidak Lempar Opini Asal-asalan!
- Soal Ucapan Habib Rizieq Shihab, Senior PDIP: Pengulangan Dibumbui Retorika Baru
- Rocky Gerung Sebut Ganjar Akan Kalah, Politikus Senior PDIP: Filsuf Tidak Dilarang Berimajinasi
- Proyek IKN Nusantara Terancam Mandek? Dua Konsorsium Bersiap Mundur Susul Softbank
- Elektabilitas Puan Maharani Rendah! PDIP: Hanya Salah Satu Pertimbangan Untuk Usung Capres
Namun, katanya apa yang disampaikan oleh Presiden ke-5 RI itu agar masyarakat bisa membiasakan prinsip berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari, termasuk saat mengelola makanan yang tak melulu bergantung pada goreng-menggoreng.
“Jadi, dalam cara-cara mengolah makanan pun kita harus mulai membiasakan prinsip berdikari dari hal-hal yang sederhana, seperti dengan cara merebus, mengukus, atau cara yang lain,” jelas Hendrawan kepada VOI, dikutip terkini.id pada Minggu, 20 Maret 2022.
Kemandirian ini, sambung Hendrawan, penting dilakukan guna mengurangi ketergantungan terhadap gejolak eksternal.
Apalagi, saat ini harga minyak goreng sedang melambung tingga karena harga crude palm oil (CPO) yang naik tajam.
Hal inilah yang kemudian membuat produsen CPO lebih senang mengekspor daripada memenuhi ketentuan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO).
Kondisi inilah juga yang kemudian membuat Megawati, kata Hendrawan, meminta masyarakat untuk mandiri dalam cara mengelola makanan.
“Tentu bukan maksudnya melarang orang menggoreng makanan. Jadi, jangan diplintir atau diplesetkan,” tegasnya.
“Bu Mega itu punya obsesi agar Indonesia membangun dan memiliki kedaulatan dalam soal pangan, energi, kesehatan, keuangan, riset, dan teknologi,” pungkas Hendrawan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
