“Dari dulu Bu Mega nggak dekat dengan wong cilik,” tuturnya.
“Ibu Mega adalah anak istana, anak presiden Soekano,” terangnya.
“Ke-wong cilik-an itu ada di Bung Karno bukan di Bu Mega, kalau orang tanya Marhaenisme itu Soekarno yang bergaul dengan rakyat, Ibu Mega tidak, dari sisi biografinya,” paparnya.
Sebagai informasi, pada Sabtu 18 Februari 2023, Megawati menghadiri acara ‘Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana’.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PDIP itu menyentil ibu-ibu era masa kini yang lebih sibuk dengan urusan keagamaan ketimbang mengurus anak.
“Saya melihat ibu-ibu, maaf ya, sekarang kan budayanya beribu maaf, jangan lagi nanti saya di-bully. Kenapa toh, seneng banget ngikut pengajian?” ucap Megawati Soekarnoputri.
“Maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu ini pengajian ini sampai kapan to yo? Anakke arep dikapakke (anaknya mau diapain)?” sambungnya.
Walaupun begitu, Megawati menekankan ucapannya itu tidak bermaksud ingin melarang kaum perempuan terutama ibu-ibu untuk melaksanakan pengajian.
“Boleh (pengajian), bukan nggak berarti boleh, saya pernah pengajian kok,” imbuhnya.
“Maksud saya, nanti Bu Risma saya suruh, Ibu Bintang saya suruh, tolong bikin manajemen rumah tangga, kekeluargaan itu,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
