Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali melaksanakan kegiatan pendampingan kelompok tani/ternak guna mendukung program kerja dari kementerian pertanian.
Masa pandemi Covid-19 tidak menghalangi aktivitas mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Terbukti dengan mahasiswa yang secara aktif melakukan kegiatan lapangan bersama-sama dengan penyuluh dan peternak.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan pemerintah akan terus berupaya menjaga stok pangan demi menjamin ketersediaan pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia dan tanggung jawab itu dibebankan kepada Kementerian Pertanian. Untuk itu mari kita jaga dan dukung ketahanan pangan Indonesia.
Demikian halnya yang dilakukan Abdul Rahman mahasiswa Polbangtan Gowa, adalah salah satu dari strategi kementerian pertanian dalam menghadapi pandemi Covid-19. Yakni “Semuan insan pertanian tetap bekerja dengan semangat tinggi dan tangguh, mewujudkan kemandirian pangan bangsa”.
Kegiatan pembuatan pakan konsentrat ternak kambing kami lakukan di Desa Sokkolia, Kec. Bontomarannu, Kab. Gowa. Adalah Bapak Alam pemilik usaha peternakan kambing. Kami melakukan pendampingan bersama peternak, salah satunya membantu peternak kambing dalam pembuatan pakan konsentrat. Adapun bahan baku yang yang dicampurkan yaitu ampas tahu 15 kg, dedak halus 3 kg, complete feed 2 kg, bungkil jagung 3 kg, dan mineral mix 2 sendok makan,” urai Abdul. Rabu (03/06).
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
Pakan ternak merupakan faktor yang sangat penting dalam kegiatan budidaya di subsektor peternakan. Demikian halnya dengan usaha ternak kambing, pemberian pakan ternak berkualitas sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan usaha ternak sapi tersebut. Maka dari itu, Polbangtan Gowa hadir dan turut andil dengan kegiatan pendampingan mahasiswa selama masa darurat pandemi covid 19. Pendampingan mahasiswa ini merupakan kegiatan mahasiswa untuk belajar praktis kepada peternak yang diharapkan menjadi sarana penerapan keterampilan dan keahlian mahasiswa,” kata Abdul.
Diharapkan dengan turunnya kami mahasiswa Polbangtan Gowa sebagai pendamping di wilayah masing-masing dapat membantu pemerintah dalam ketersediaan pangan untuk 267 penduduk Indonesia. Termasuk dapat memberi motivasi kepada para petani dan peternak untuk terus bekerja dan berproduksi dengan pengawalan kementan. sehingga mereka (petani/peternak) dapat memperoleh hasil maksimal, dan pendapatan nantinya dapat meningkat,” pungkas Abdul.
Sesuai arahan menteri pertanian SYL dan untuk mewujudkannya: “ancaman yang lebih besar dari Covid-19 adalah kelaparan. Oleh karenanya, petani harus tetap bekerja demi menjaga keamanan pangan rakyat Indonesia “.
Di beberapa kesempatan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi secara khusus menyemangati Penyuluh Pertanian. Ia mengatakan, mereka harus bekerja mendampingi para petani.
“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan,” ucap Dedi. (MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
