Terkini.id, Makassar – Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli menyoroti bekas galian proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari sebab berimbas pada jalan berlubang.
Proyek tersebut tengah dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) selaku kontraktor.
Legislator PPP itu meminta pihak kontraktor segera memperbaiki jalan yang rusak akibat galian jaringan pipa. Menurutnya, bekas galian pipa proyek IPAL komunal membahayakan pengendara.
“Ada penggalian pipa IPAL komunal, tapi inikan merusak semua jalanan. Otomatis pemerintah kota akan turun memperbaiki, tapi inikan kontraktor yang harus bertanggungjawab,” kata Acil, sapaannya, 13 Juli 2021.
Ia menyebut galian jaringan pipa tersebut tak bisa dibiarkan begitu seusai dikerjakan. Seharusnya segera ada perbaikan.
- Komisi B DPRD Makassar Sidak Toko Minol dan THM, Pastikan Izin dan Pajak Tertib
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
“Ini bisa mengancam keselamatan pengendara. Kontur jalan tidak semulus sebelumnya. Setelah pengerjaan langsung pengaspalan, tapi ini tidak, yang diaspal hanya yang dibongkar. Otomatis tidak sesuai dengan kondisi awal,” katanya.
Hal itu mengingat Pemerintah Kota Makassar berencana menaruh semua kabel listrik di bawah tanah. Sebab itu, ia mengatakan seluruh instansi terkait diharapkan segera berkoordinasi.
“Ini kan biasa habis di aspal dibongkar lagi. Ini yang jadi masalah. Kalau bisa duduklah semua instansi, karena kita ada wacana listrik kita nanti kabelnya di bawah tanah. Nanti habis pengaspalan otomatis ada penggalian lagi, jadi ini yang harus terintegrasi,” tutupnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PU Makassar, Hamka mengatakan jalan berlubang akibat bekas galian pipa menjadi tanggung jawab kontraktor.
Kendati begitu, pihaknya sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan pihak kontraktor agar kerusakan jalan itu diperhatikan.
“Dia tidak langsung aspal atau beton. Makanya ada biasa kita lihat cuma di paving, tapi itu cuma sementara,” ujar dia.
Pembangunan IPAL Losari diketahui adalah proyek multiyears dari Balai Sarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan Direktorat Cipta Karya Kementrian Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Proyek ini menelan anggaran hingga Rp1 triliun. Jika tidak ada kendala, proyek ini ditargetkan rampung 2022 mendatang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
