Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Hasanuddin Leo menilai hasil seleksi Laskar Pelangi punya dampak terhadap penanganan sampah di Kota Makassar.
Pasalnya, banyak di antara mereka yang telah mengabdi dan bekerja namun dinyatakan tak lulus seleksi. Mereka digantikan dengan pekerja baru dan tak memiliki pengalaman.
“Kalau masalah sampah dibiarkan berlama-lama akan menimbulkan dampak yang luar biasa,” ucap Hasanuddin Leo, Kamis, 24 Maret 2022.
Terlebih, kata dia, tempat pembuangan akhir (TPA) antang di kecamatan Manggala telah penuh atau overkapasitas.
“Harus cepat ditangani biar tak melebar persoalannya,” tuturnya.
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
- Soroti Maraknya Kasus Begal, Wakil Ketua DPRD Makassar Eric Horas Desak Pemkot Beri Solusi Kongkrit
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
- Anggota DPRD Makassar Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya
Persoalan sampah, kata dia, tak memerlukan pergulatan pengetahuan seperti pekerja kantoran. Sebab, hal itu berkaitan dengan pekerjaan teknis di lapangan.
“Yang diperlukan adalah kemauan mereka. Pemerintah kota harus selektif, diperlukan kebijakan khusus. Satu hari saja sampah masyarakat tak diangkut jadi persoalan,” paparnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
