Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang prajurit TNI menangis di depan Kantor Polisi, Polres Pematangsiantar viral di media sosial.
Prajurit TNI tersebut diketahui bernama Serda Lili Muhammad Ginting. Ia datang ke Mapolres Pematangsiantar untuk meminta keadilan lantaran putranya, Teguh Syaputra (20) mengalami kecelakaan di tempat kerjanya.
Akibat kecelakaan yang terjadi sekitar 8 bulan lalu tersebut, tangan kiri anak dari Serda Lili putus.
Serda Lili meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas kecelakaan yang menimpa putranya itu.
Adapun kecelakaan yang menimpa putranya itu diduga lantaran adanya kelalaian dari pihak perusahaan tempat anaknya tersebut bekerja.
- Astra Motor Sulsel dan FIFGroup Salurkan Bantuan untuk Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
- BNI Gelar wondr Fest Makassar, Dorong Digitalisasi Transaksi dan Pemberdayaan UMKM
- Serap Aspirasi Warga Bontoa, Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto Terima Beragam Usulan
- Premanisme Berkedok 'Petani Lada' di Hutan Lindung Loeha Raya, Petugas Kemenhut Diusir Saat Bertugas
- Lantik BPC Perhumas Makassar, Gloria Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
“Tolong saya Bapak, saya hanya ingin menuntut keadilan bapak, yang terjadi kepada anak saya sehingga tangannya terputus,” kata Serda Lili, Selasa 12 Januari 2021 seperti dikutip dari Hops.id.
Serda Lili di depan Kantor Mapolres Pematangsiantar menangis sambil memohon agar Pimpinan Polri dan TNI memberikan keadilan bagi putranya itu.
Ia memohon hal itu lantaran pengusutan kasus kecelakaan yang dialami putranya tersebut berjalan lamban.
Prajurit TNI itu pun hanya meminta keadilan bagi anaknya tersebut usai menjadi korban kecelakaan kerja di sebuah perusahaan produksi beton.
“Tolong bapak Pimpinan TNI Tolong kami bapak, yang terjadi kecelakaan Beton sudah delapan bulan belum ada juga tindak lanjutnya bapak,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
