Mendiang Glenn Fredly Diam-diam Kagum kepada Gus Dur

Glenn Fredly
Mendiang Glenn Fredly. (Foto: Narasi TV)

Terkini.id, Jakarta – Almarhum musisi papan atas Indonesia, Glenn Fredly, diam-diam menyimpan kekaguman terhadap sosok almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Wujud kekaguman Glenn Fredly terhadap Presiden RI ke-4 itu diungkapkannya dalam acara Ziarah Budaya Sewindu Haul Gus Dur di Yogyakarta pada Februari 2018 silam.

Saat itu, mendiang Glenn Fredly mengaku mengenal Gus Dur hanya lewat buku. Ia pun ketika itu menyebut bahwa Gus Dur merupakan sosok yang humoris.

“Saya mengenal Gus Dur hanya lewat buku dan bicara tentang Gus Dur, ya selainjoke-nya, selain leluconnya, makanya tadi banyak stand-up comedy,” ujar Glenn Fredly ketika itu, dikutip dari Suara, Kamis, 9 April 2020.

Glenn menganggap Gus Dur sebagai guru bangsa yang memiliki banyak sisi positif yang bisa diteladani.

Menarik untuk Anda:

“Tapi yang jelas, bicara Gus Dur yang saya paham adalah bagaimana berbicara tentang guru bangsa. Dan, banyakangle, banyak spektrum, banyaklayer yang bisa dilihat dari seorang Gus Dur,” ujar Glenn Fredly.

Pada saat itu, Glenn juga menceritakan soal film ‘Surat dari Praha’ yang terinspirasi dari musiknya.

Saat menggarap film tersebut, Glenn Fredly juga mengaku terinspirasi dari sosok Gus Dur.

“Film ini waktu dirilis saya teringat Gus Dur, bagaimana Gus Dur merupakan bapak bangsa yang selalu berdiri di depan berbicara tentang kemanusiaan,” ujar Glenn Fredly kala itu.

Menurutnya, pemikiran Gus Dur telah memberikan inspirasi yang luar biasa kepada dirinya.

“Menurut saya, Gus Dur memberikan saya inspirasi yang luar biasa sehingga saya bisa menerjemahkan pemikiran-pemikiran beliau lewat musik maupun film yang dikerjakan bersama teman-teman,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dispar Makassar Cari Penyebar Hoaks Surat Edaran Penutupan THM

Sosok Andi Musdalifah, Wisudawati UIN Alauddin yang Meninggal Dunia dan Diwakili Ayah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar