Meski peluang semakin terbuka, perempuan yang bekerja di sektor tambang masih menghadapi sejumlah tantangan.


Salah satunya adalah persepsi dan stereotip bahwa pekerjaan tambang terlalu berat bagi perempuan. Selain itu, lingkungan kerja yang mayoritas laki-laki juga menuntut kemampuan adaptasi sosial dan profesional yang baik.
Tantangan lain yang tidak kalah besar adalah menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Selama lima tahun terakhir, Asriani menjalani sistem kerja FIFO (fly-in fly-out) dengan jadwal empat minggu bekerja di lokasi tambang dan dua minggu masa istirahat.
Bagi seorang perempuan yang juga berperan sebagai istri dan ibu, pola kerja ini tentu bukan hal mudah. Namun ia bersyukur mendapat dukungan penuh dari keluarga.

- LP2M UNM Dampingi UMKM Pulau Lakkang Kembangkan Produk Bernilai Tambah
- Andi Hakim Nilai Hasil Hak Angket Harus Berujung Kepastian Hukum, Bukan Sekadar Formalitas
- Daftar Manifes Penumpang KM Nurul Salsa Beredar, Basarnas Lakukan Pencocokan Data
- Basarnas Makassar Terus Cari 24 Korban KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Perairan Selayar
- PNM Mekaar Ubah Hidup Ainun, Kini Jadi Inspirasi Perempuan di Bulukumba
“Ini menjadi tantangan besar bagi saya, suami, dan anak-anak. Tetapi kami memahami bahwa ini adalah pilihan yang harus dijalani bersama. Kami menjalaninya dengan kepercayaan dan saling mendukung,” ungkap perempuan hoby Traveling tersebut kepada terkini.id.
Ia juga melihat industri tambang kini mulai berkembang ke arah yang lebih inklusif melalui berbagai kebijakan seperti diversity and inclusion, fasilitas kerja yang lebih ramah perempuan, serta peluang karier yang semakin terbuka.
Pentingnya Kesetaraan Kesempatan
Bagi Asriani, kesetaraan kesempatan di industri tambang adalah hal yang sangat penting. Industri ini membutuhkan talenta terbaik, tanpa memandang gender.

Ketika perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan teknis, promosi jabatan, dan pengembangan kepemimpinan, industri akan mendapatkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan.
“Perusahaan dengan keberagaman gender yang baik biasanya memiliki kinerja organisasi yang lebih kuat dan inovatif,” jelas alumni SMPN 6 Makassar ini.
Pesan untuk Perempuan yang Ingin Berkarier di Tambang
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
