Terkini.id — Dari jalan kota yang padat hingga jalur sempit di pedesaan berbatu, BYD Atto 1 melaju mulus. Dalam rangkaian GIIAS Makassar 2025, kendaraan listrik asal Tiongkok itu menunjukkan bahwa efisiensi energi dan kenyamanan bisa berpadu tanpa kehilangan rasa berkendara.
Kehadirannya di Makassar bukan sekadar pameran. BYD Motor Indonesia menjadikannya ajang pembuktian. Mobil listrik tak hanya untuk jalan tol mulus, tapi juga siap menghadapi tikungan tajam, tanjakan karst, hingga gang-gang sempit khas kawasan urban Sulawesi Selatan.
“Kami ingin menunjukkan bagaimana BYD ATTO 1 mampu beradaptasi dengan karakter jalan di Indonesia Timur,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
“Perjalanan ini membuktikan bahwa kendaraan listrik sudah siap untuk kebutuhan mobilitas harian masyarakat.”
Uji Lintas Kota dan Pedesaan
Perjalanan dimulai dari BYD HAKA Karebosi, jantung Kota Makassar. Dari sana, konvoi melintasi Central Point of Indonesia dan Pantai Losari—dua ikon kota yang kini bersanding dengan visi mobilitas hijau.
- Harapan dan Ironi Dibalik Menu MBG, Ketika Solusi Gizi Berubah Menjadi Ancaman Kesehatan di Jeneponto
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Rinnai Luncurkan Kompor Pintar di Makassar, Jawab Kebutuhan Dapur Masa Kini
- Andi Ina Penuhi Panggilan Kejati Sulsel, Beri Klarifikasi Terkait Pengadaan Bibit Nanas
- Kondisi Belum Membaik, Dua Siswa Korban MBG di Jeneponto Kembali Dirujuk ke Rumah Sakit
Mobil kemudian diarahkan ke Jalan Tol Reformasi, menuju Kabupaten Maros, melewati lalu lintas padat yang menjadi ujian pertama untuk sistem kendali dan efisiensi daya BYD ATTO 1.
DiAgility Area, kendaraan diuji menghadapi lintasan zigzag, parkir sempit, dan jalur berliku yang meniru kondisi riil jalan perkotaan.
Fitur kamera belakang dan sensor parkir memperlihatkan ketepatan respons kendaraan, sementara desain kompaknya menjadi keunggulan tersendiri saat bermanuver di ruang terbatas.
Menembus Karst dan Jejak Purba
Rute berlanjut keLeang-Leang Archaeological Park, kawasan wisata prasejarah di Maros. Di kanan-kiri jalan, tebing karst menjulang bagai benteng batu alam.
Udara lebih sejuk, jalan mulai menanjak. Suspensi BYD ATTO 1 tampak bekerja halus, menjaga stabilitas tanpa kehilangan kendali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
