Penulis: Dewi Setiawati
Dosen FKIK UIN Alauddin Makassar
Apakah engkau pernah merasa hidup ini hampa? Merasa tak berguna? Menjadi manusia paling menyedihkan di dunia?
Rasanya semua pintu tertutup, hidup cuma berputar di lingkaran masalah yang tak ada ujungnya.
Kadang kita mendengarkan lagu-lagu lama yang sendu, seakan-akan hidup kita memang pantas diiringi nada2 sendu.
Tapi, kawan… Kalau sesekali kau merasa demikian, cobalah berjalan menyendiri. Bukan ke mall, bukan ke pantai yang eksotis, bukan ke pegunungan…. melainkan ke rumah sakit!
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
- MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Salat Ied dan Salurkan Daging Kurban ke Warga Sekitar
Di lorong-lorong rumah sakit, engkau akan belajar. Bahwa ada orang-orang yang ujiannya jauh lebih berat daripada sekadar patah hati, masalah pekerjaan, atau saldo rekening yang menipis.
Beberapa kisah di lorong rumah sakit.
Ibu Lansia dengan Sandal Jepit lusuh
Aku bertemu seorang ibu tua di antrean loket. Ia duduk dengan tenang, memakai sandal jepit lusuh, sambil menggenggam setumpuk berkas medis.
“Ke dokter mana, Bu?” tanyaku.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
