Penulis: Dewi Setiawati
Dosen FKIK UIN Alauddin Makassar
Apakah engkau pernah merasa hidup ini hampa? Merasa tak berguna? Menjadi manusia paling menyedihkan di dunia?
Rasanya semua pintu tertutup, hidup cuma berputar di lingkaran masalah yang tak ada ujungnya.
Kadang kita mendengarkan lagu-lagu lama yang sendu, seakan-akan hidup kita memang pantas diiringi nada2 sendu.
Tapi, kawan… Kalau sesekali kau merasa demikian, cobalah berjalan menyendiri. Bukan ke mall, bukan ke pantai yang eksotis, bukan ke pegunungan…. melainkan ke rumah sakit!
- Kanwil DJP Sulselbartra Peringkat Kedua Nasional Pertumbuhan Pelaporan SPT 2025
- Upacara Hardiknas, Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Jeneponto Mencetak Generasi Emas
- XLSMART Gelontorkan Rp200 Juta, 33 Ribu UMKM Perempuan Berebut Modal Pintar 2026
- Ulama dan Umara: Dua Pilar Peradaban untuk Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter
- Pemkot Makassar Bentuk Tim ATS, Jemput Anak Putus Sekolah Kembali Belajar
Di lorong-lorong rumah sakit, engkau akan belajar. Bahwa ada orang-orang yang ujiannya jauh lebih berat daripada sekadar patah hati, masalah pekerjaan, atau saldo rekening yang menipis.
Beberapa kisah di lorong rumah sakit.
Ibu Lansia dengan Sandal Jepit lusuh
Aku bertemu seorang ibu tua di antrean loket. Ia duduk dengan tenang, memakai sandal jepit lusuh, sambil menggenggam setumpuk berkas medis.
“Ke dokter mana, Bu?” tanyaku.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
