Penulis: Dewi Setiawati
Dosen FKIK UIN Alauddin Makassar
Apakah engkau pernah merasa hidup ini hampa? Merasa tak berguna? Menjadi manusia paling menyedihkan di dunia?
Rasanya semua pintu tertutup, hidup cuma berputar di lingkaran masalah yang tak ada ujungnya.
Kadang kita mendengarkan lagu-lagu lama yang sendu, seakan-akan hidup kita memang pantas diiringi nada2 sendu.
Tapi, kawan… Kalau sesekali kau merasa demikian, cobalah berjalan menyendiri. Bukan ke mall, bukan ke pantai yang eksotis, bukan ke pegunungan…. melainkan ke rumah sakit!
- Eksplorasi Seni Visual Digital, Riswandi Kembangkan Teknik Pengolahan Foto dari Bulukumba
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
Di lorong-lorong rumah sakit, engkau akan belajar. Bahwa ada orang-orang yang ujiannya jauh lebih berat daripada sekadar patah hati, masalah pekerjaan, atau saldo rekening yang menipis.
Beberapa kisah di lorong rumah sakit.
Ibu Lansia dengan Sandal Jepit lusuh
Aku bertemu seorang ibu tua di antrean loket. Ia duduk dengan tenang, memakai sandal jepit lusuh, sambil menggenggam setumpuk berkas medis.
“Ke dokter mana, Bu?” tanyaku.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
