Mengenal Sungai Aare yang Membentang Sepanjang 288 Kilometer : Lokasi Hilangnya Putra Ridwan Kamil

Mengenal Sungai Aare yang Membentang Sepanjang 288 Kilometer : Lokasi Hilangnya Putra Ridwan Kamil

R
Indrawati Alhas
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sungai Aare adalah sungai yang membentang sepanjang 288 kilometer yang mengalir seluruhnya di negara Swiss menjadi lokasi pencarian Eril Kamil, putra pertama Ridwan Kamil yang sampai saat ini belum ditemukan.

Hingga berita ini di turunkan, Emmeril Khan Mumtadz atau yang lebih akrab disapa Eril Kamil belum ditemukan setelah dilaporkan hilang pada Kamis, 26 Mei 2022 pukul 11.00 CEST waktu setempat.

“Sejak menerima laporan hilang kontaknya Emmeril Mumtadz, pada hari Kamis, 26 Mei 2022 pukul 11.00 CEST, KBRI Bern telah melakukan koordinasi erat dengan Kepolisian Swiss, emergency line Swiss, serta rumah-sakit rumah sakit terdekat di Kota Bern,” demikian keterangan KBRI Bern pada Jumat 27 Mei 2022 yang dikutip dari detik.com.

dilansir dari liputan6.com, Sungai Aare adalah sungai yang terletak di Bern, memang lazim menjadi tempat berenang bagi warga kota Bern, khususnya di musim panas. Di atas sungai Aare terdapat kota tua yang dimana pengunjung bisa berenang atau berjalan di sekitar sungai sambil menikmati pemandangan kota.

Sudah menjadi bagian dari tradisi warga Swiss berenang di Sungai Aare yang terdaftar secara resmi di Unesco. Berenang disungai ini menjadi bagian dari pengalaman mengunjungi Bern yang otentik, bagi para wisatawan maupun masyarakat Swiss sendiri.

Baca Juga

Sungai Aare memiliki arti khusus di ibu kota Swiss, Bern, masyarakatnya sangat mencintai sungai yang indah ini. Sungai Aare mengalir di tiga sisi kota Bern. Sungai Aare memiliki air sebening kristal, menjadi ciri khas keindahan kota tua, Bern.

Air yang mengalir di Sungai Aare berasal dari Gletser Aare di Pegunungan Alpen Bernese di kanton Bern. Lokasinya tepat di bawah Finsteraarhorn dan sebelah barat Grimsel Pass, di bagian selatan hingga tengah Swiss.

Ketika Aare mengalir ke utara melewati Meiringen, sungai memotong Ngarai Aare yang indah. Setelah berbelok ke Barat, sungai ini meluas ke Danau Brienz glasial.

Sayangnya, sungai yang menjadi primadona di Kota Bern ini tidak lagi seaman yang dilihat melalui video-video yang diunggah oleh dunia maya karena beberapa kali telah ada yang tenggelam di sungai ini saat sedang berenang.

Sungai Aare memiliki pusaran yang dapat tiba-tiba muncul di tengah derasnya arus sungai apalagi di sekitar pemecah gelombang dan jembatan yang ada di Sungai Aare ini.

Bahkan pada tahun 2021 yang lalu, Pemerintah Swiss secara resmi telah mengeluarkan peringatan terkait bahaya berenang secara liar di sungai Aare yang ada di Negara Swiss ini.

Semoga TIM SAR segera dapat menemukan Emmeril Khan Mumtadz atau Eril Kamil.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.