Mengenal Tes Pemeriksaan Covid-19, PCR, Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibodi

Mengenal Tes Pemeriksaan Covid-19, PCR, Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibodi

AT
Admin Terkini
Oliviane Nuah

Tim Redaksi

Terkini.id, – Untuk mengetahui seseorang terpapar Covid-19, perlu dilakukan pemeriksaan yang disebut Test PCR dan Rapid Test.

Kedua jenis pemeriksaan ini memiliki tujuan yang sama untuk menentukan seseorang terinfeksi virus corona atau tidak.

Bagaimana membedakan kedua jenis pemeriksaan tersebut?

Seseorang dengan gejala covid-19, memeriksakan diri di rumah sakit, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik selanjutnya melakukan pemeriksaan penunjang berupa rapid test dan PCR untuk mendiagnosis apakah benar terpapar covid-19.

1. Tes PCR

Baca Juga

Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah jenis pemeriksaan untuk mendeteksi pola genetik dari suatu sel, kuman atau virus termasuk virus corona (SARS-CoV-2).

Tes ini direkomendasikan oleh WHO untuk mendiagnosis Covid-19.

Hasil tes membutuhkan waktu cukup lama untuk mengetahui hasilnya yaitu 1-4 hari dengan tingkat akurasi tes cukup tinggi. Tingkat akurasinya 80-90 % untuk mendeteksi virus covid-19.

Selain digunakan untuk mendeteksi covid-19 juga dipakai untuk mendeteksi HIV, hepatitis B dan C.

Tes PCR lebih mahal biaya tesnya berkisar hingga Rp 900 ribu persatu kali tes.

2. Rapid Test

Rapid Test sering digunakan sebagai pemeriksaan awal atau skrining tes Covid-19. Hasilnya langsung diketahui dalam waktu singkat, biasanya beberapa menit setelah pemeriksaan atau paling lama 1 jam sudah dapat diketahui hasilnya.

Rapid Tes ada 2 jenis yaitu

– Rapid Test Antigen, tes ini akan mengetahui antigen atau zat benda asing seperti kuman, racun atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Antigen dapat dianggap berbahaya oleh tubuh sehingga memicu sistem imunitas atau membentuk antibodi untuk pertahanan alami tubuh dalam mencegah terjadinya penyakit.

Covid-19 yang masuk ke dalam tubuh akan terdeteksi sebagai antigen oleh sistem imunitas.

Rapid test antigen untuk covid-19 dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. Hasil test untuk memperoleh hasil yang lebih akurat paling lambat 5 hari setelah muncul gejala covid-19.

Rapid test antigen ini memiliki tingkat akurasi lebih baik dibandingkan test rapid antibodi tetapi lebih akurat mendiagnosis covid-19 adalah PCR.

– Rapid Test Antibodi

Antigen termasuk virus corona yang masuk ke dalam tubuh dapat terdeteksi oleh sistem imunitas tubuh dan bisa dideteksi melalu rapid test antibodi.

Jenis tes ini yang paling awal muncul, tetapi tingkat akurasinya rendah untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh. Tingkat akurasinya hanya 18%.

Sehingga untuk metode pemeriksaan dalam hal mendiagnosis penyakit covid-19, rapid test antibodi dianggap tidak layak digunakan.

Rapid Tes Antibodi adalah tes yang paling banyak tersedia di Indonesia namun karena dianggap akurasinya rendah maka untuk pemeriksaan lanjutan adalah melalui tes PCR.

Rapid tes antibodi menggunakan sample darah yang diambil dari ujung jari atau pembuluh darah.

Biaya pemeriksaan Rapid Tes lebih murah dibandingkan PCR, oleh Pemerintah ditetapkan maksimal Rp 150.000 per satu kali tes.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.