Mengerikan! AS ‘Ngamuk, Taliban Bunuh 100 Warga Eks Pasukan Afghanistan

Mengerikan! AS ‘Ngamuk, Taliban Bunuh 100 Warga Eks Pasukan Afghanistan

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Akibat pembunuhan massal yang dilaporkan dilakukan kelompok itu ke mantan anggota pasukan keamanan Afghanistan rezim sebelumnya. Kini Amerika Serikat (AS) mengutuk Keras Taliban.

Diketahui hal Ini bermula dari laporan Human Right Watch yang disebutkan lebih dari 100 mantan anggota militer dan polisi telah dibunuh dan “dihilangkan secara paksa” oleh Taliban sejak berkuasa Agustus 2021.

“Kami sangat prihatin dengan laporan pembunuhan dan penghilangan paksa mantan anggota pasukan keamanan Afghanistan seperti yang didokumentasikan oleh Human Rights Watch dan lainnya,” kata Kementerian Luar Negeri AS melalui pernyataan bersama dengan Uni Eropa, Australia, Inggris, Jepang serta sekutu lain.

Lanjut “Kami menggarisbawahi bahwa tindakan yang dituduhkan merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang serius dan bertentangan dengan amnesti yang diumumkan Taliban,” tuturnya.

AS juga meminta hal ini diselidiki secara transparan. Taliban diminta mempertanggungjawabkan pembunuhan dan penghilangan ini. Dilansir dari CNBC. Minggu, 5 Desember 2021.

Baca Juga

Sebelumnya diketahui 100 lebih mantan anggota pasukan Afghanistan telah dibunuh dan hilang di empat provinsi. Ini terjadi dalam 2,5 bulan terakhir.

Hal itu dilaporkan sebagai bagian dari serangkaian ‘pembunuhan balas dendam’, yang telah terjadi di seluruh Afghanistan sejak jatuhnya pemerintahan Ashraf Ghani.

Selain itu, laporan juga memuat ada bahaya yang dihadapi para kritikus, aktivis, dan anggota pasukan keamanan pemerintah sebelumnya meskipun Taliban mengumumkan amnesti umum untuk mantan pekerja pemerintah dan pejabat militer.

“Amnesti yang dijanjikan kepemimpinan Taliban tidak menghentikan komandan lokal untuk mengeksekusi atau menghilangkan mantan anggota pasukan keamanan Afghanistan,” kata Patricia Gossman, direktur asosiasi Asia dari Human Rights Watch.

Lanih lanjut “Beban ada pada Taliban untuk mencegah pembunuhan lebih lanjut, meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab dan memberi kompensasi kepada keluarga korban,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.