Parah! Perawat Ini Tega Perkosa Pasien Koma di RS Sampai Hamil

Parah! Perawat Ini Tega Perkosa Pasien Koma di RS Sampai Hamil

R
Ratna
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kisah tidak terpuji datang dari seorang perawat bernama Nathan Sutherland yang tega melakukan tindakan asusila pada pasiennya sendiri.

Perawat tersebut dinyatakan bersalah setelah terbukti melakukan  pelecehan seksual pada seorang pasien yang mengalami koma yang panjang di rumah sakit. 

Dilansir dari Detik.com, Sabtu 4 Desember 2021, fakta tersebut terungkap saat pasien akhirnya melahirkan seorang anak.

Perawat rersebut akhirnya resmi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas perbuatannya terhadap wanita yang tidak berdaya di Hacienda HealthCare, Phoenix, Amerika Serikat.

“Sulit membayangkan orang dewasa yang lebih rentan menjadi korban dalam kasus ini,” kata Hakim Pengadilan Tinggi MargaretLaBianca.

Baca Juga

Dia pun menambahkan bahwa Sutherland telah mengeksploitasi posisi kepercayaannya sebagai perawat untuk melecehkan korban secara seksual.

Diberitakan oleh AP, kasus tersebut pertama kali ditemukan pada Desember 2018 saat seroang karyawan di Hacienda Healthcare mengganti pakaian korban yang saat itu berusia 29 tahun

Sontak dia pun kaget ketika melihat pasien sedang hamil besar.

Namun, saksi mengatakan kepada polisi bahwa dirinya jugq tidak tahu kenapa wanita malang itu bisa hamil.

Polisi pun melakukan penyidikan kemudian melakukan tes DNA dan hasilnya terbukti bahwa DNA sang bayi cocok dengan mantan perawat tersebut. 

Atas kasus itu, Sutherland telah ditahan sejak Januari 2019 namun baru mendapatkan keputusan resmi penahanannya pada November tahun ini.

Sutherland sendiri telah bekerja di Hacienda HealthCare sejak tahun 2012 dan polisi juga menyelidiki apakah pria itu pernah melakukan pelecehan seksual pada pasien-pasien lain. 

Selain itu, polisi juga mencari tahu apakah wanita yang sedang koma tersebut telah dilecehkan olehnya lebih dari satu kali.

Kasus yang mengejutkan ini memicu dorongan dari banyak lembaga negara, menyoroti masalah keamanan bagi pasien yang cacat parah atau tidak mampu dan mendorong pengunduran diri kepala eksekutif Hacienda dan salah satu dokter korban.

Kabar ini sangat mengejutkan publik, sebab korban sudah koma selama 10 tahun sejak ia menjadi korban tenggelam sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sementara itu, Bayi pasien koma tersebut lahir pada Desember 2018 lalu dan kelahirannya sontak membuat heboh para petugas di Hacienda HealthCare.

Pengacara keluarga korban mengatakan pihak RS melewatkan tanda-tanda korban sedang mengandung

Padahal, tanda tersebut menunjukkan bahwa berat badannya bertambah, perutnya bengkak, dan tidak menstruasi pada bulan-bulan sebelum anak itu lahir.

Mereka mengatakan bahwa korban mengalami kenaikan berat badan saat hamil. Tak hanya itu, keluarga juga mengatakan korban melahirkan anak laki-laki saat mengalami depresi dan tanpa obat penghilang rasa sakit.

Korban sendiri diketahui mengidap gangguan otak yang menyebabkan dia mengalami gangguan motorik dan kognitif serta kehilangan penglihatan

Sebelum hukuman dijatuhkan, Sutherland sempat memberitahu hakim tentang masalah dalam hidupnya yang dihasilkan dari diadopsi sebagai seorang anak. 

Sutherland juga meminta maaf kepada korban dan keluarganya dan mengatakan dia mengerti situasinya yang juga tidak adil bagi anak itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.