Menjadi Penjamin Pengambilan Jenazah PDP, Anggota DPRD Makassar Ini Ditetapkan Tersangka

Terkini.id — Anggota DPRD Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pengambilan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal di RSUD Daya Makassar.

“Iya benar yang bersangkutan telah ditetapkan tersangka,” Wakasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Chaerul, Senin 13 Juli 2020.

Selain Andi Hadi, Polisi juga menetapkan Nurahmat sebagai tersangka, ia merupakan teman almarhum. 

Seperti diketahui, Andi Hadi Ibrahim diduga melakukan pengambilan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal di RSUD Daya Makassar.

Andi Hadi Ibrahim berani bertanda tangan dan menjadi penjamin supaya jenazah dibawa pulang ke rumah. 

Menarik untuk Anda:

Setelah itu, jenazah pun diambil dari RSUD Daya kemudian dibawa ke Perumahan Taman Sudiang Indah Blok 14 Nomor 14 Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Kemudian dimakamkan dengan tidak mengikuti protokol covid-19.

Andi Hadi ditetapkan tersangka karena diduga melanggar Pasal 93 ayat 1 UU No6 tahun 2018 Tentang Karantina Kesehatan atau pasal 212 Khup atau Pasal 214 Kuhp Jo pasal 56. Dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Danny-Fatma Difitnah, Ketua RT/RW Lintas Elemen Siap Pasang Badan

Fatmawati Rusdi Dinilai Jadi Angin Segar Bagi Kalangan Perempuan dan Milenial Makassar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar