Menjadi ‘Tetangga’ Baru Valentino Rossi, Franco Morbidelli Mengaku Kaget Sering Mendengar Teriakan

Terkini.id, Jakarta – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, diketahui baru-baru ini secara resmi menjadi “tetangga” pembalap legenda Valentino Rossi.

Awalnya sempat mengaku kaget, tetapi perlahan Morbidelli justru menjadi terbiasa hingga pada akhirnya ia pun hanya merespons dengan tertawa tatkala mendengar banyak teriakan dari garasi rekan satu tim sekaligus guru balapnya, yakni Valentino Rossi.

Hal itu diungkapkan oleh Franco Morbidelli seusai menyelesaikan tes pramusim MotoGP 2021 hari pertama di Sirkuit Losail, Qatar, pada hari Sabtu lalu, 6 Maret 2021, seperti yang dilansir terkini.id dari Kompas. 

Baca Juga: Valentino Rossi Fan Club Siapkan 11 Ribu Topi untuk Rossi...

Diketahui bahwa sejak naik kelas ke MotoGP pada musim 2018, Morbidelli akhirnya mendapatkan kesempatan pertama berbagi garasi dengan Valentino Rossi di tes pramusim tahun ini.

Kini “bertetangga”, rupanya dari hasil pengamatan Morbidelli, Valentino Rossi dikatakan terlalu sering berteriak ketika berada di garasi untuk memberi instruksi.

Baca Juga: Dapat 1 Poin di MotoGP AS, Rossi: Saya Tidak Terlalu...

Meski memang sempat kaget, Morbidelli pada akhirnya bisa memaklumi hingga ia hanya tertawa setiap melihat bagaimana tingkah Valentino Rossi selama di garasi.

“Selalu ada teriakan dari garasi Valentino Rossi. Dia berbicara sangat keras ke kru balapnya. Itu membuat saya tertawa,” ungkap Franco Morbidelli dikutip dari situs Corsedimoto.

“Saya pikir ini adalah hari yang sangat spesial untuk Petronas Yamaha SRT. Kami ingin bekerja maksimal selama tes pramusim. Saya pikir kinerja kami sudah cukup terlihat,” lanjutnya. 

Baca Juga: Dapat 1 Poin di MotoGP AS, Rossi: Saya Tidak Terlalu...

Pada wawancara terpisah, Valentino Rossi rupanya membenarkan pernyataan Franco Morbidelli mengenai teriakan kerasnya di garasi.

Namun, Valentino Rossi membantah bahwa dirinya sengaja berteriak ketika berbicara dengan timnya di garasi.

“Selama di garasi, saya terkadang tidak memakai penutup telinga. Namun, selama di lintasan, saya selalu menggunakannya,” papar Rossi.

“Terkadang saya memang sering berteriak di garasi. Sebab, saya tidak mendengar nada bicara saya ketika masih menggunakan penutup telinga. Mungkin lain waktu saya harus berhati-hati,” sambungnya. 

Lebih lanjut, Rossi juga mengaku bahwa ia senang bisa bertetangga alias berbagi garasi dengan Franco Morbidelli yang merupakan muridnya.

Rossi menilai bahwa kedekatan di luar lintasan dengan Morbidellli membuat dirinya cepat beradaptasi dengan tim Petronas Yamaha SRT tersebut. 

“Morbidelli adalah rekan satu tim terbaik yang pernah saya temukan. Kami sudah saling mengenal dengan baik. Kami berteman dan selalu menantang satu sama lain. Itu sangat bagus,” pungkas Rossi.

Bagikan