“Tadi sudah banyak tepuk tangan, ini bursa mencapai rekor 6.723. Tepuk tangan berikutnya, return BEI secara year-to-date 10 persen,” ujar Airlangga.
Kemudian, dia juga mengatakan adanya peningkatan jumlah investor ritel menjadi 7,38 juta. Menurutnya, saat ini pasar modal Indonesia sudah dikuasai oleh investor dalam negeri.
Airlangga menambahkan, pemerintah telah menetapkan pajak penghasilan (PPh) Badan 22 persen dan PPh bagi perusahaan terbuka adalah 19 persen.
Menurutnya itu seharusnya menarik minat banyak perusahaan untuk melantai di bursa.
Dilansir dari sindonews.com, Pemerintah juga melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), di mana tahun depan disiapkan melalui kebijakan APBN sebesar Rp414 triliun.
- Airlangga Sebut UU Cipta Kerja Beri Kemudahan Bagi Masyarakat untuk Dirikan Koperasi
- RI Kembali Masuk Negara Pendapatan Menengah Atas, Airlangga Ungkap Cara Lepas dari Jebakan
- Rizal Ramli Sindir Pemerintah: Covid Delta Langka Oxygen, Omicron Langka Minyak Goreng!
- Kabar Gembira, Bansos Pemerintah Akan Dicairkan di Akhir Tahun
“Pemerintah optimis di tahun 2022, Insha Allah pertumbuhan ekonomi bisa didorong ke 5,2 persen dan untuk itu sekali lagi selamat kepada stakeholder pasar modal yang di dalam pandemi Covid – 19 ini kita rebound-nya relatif cepat,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
