Menteri PU Marah ke Anies, Denny Siregar: Doi Gak Mengerti

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari soal Menteri Pekerjaan Umum (PU) Basuki Hadimuljono yang marah ke Anies Baswedan lantaran gubernur DKI Jakarta itu susah diajak kerjasama terkait penanganan banjir.

Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Minggu 21 Februari 2021, menilai Anies bukan susah diajak kerjasama melainkan ia tak mengerti maksud ucapan dari menteri PU tersebut.

“Bukan susah kerjasama, pak Bas. Emang doi gak ngerti apa yang pak Bas maksud,” cuit Denny Siregar.

Baca Juga: Raja Salman Disebut Minta Jokowi Bebaskan HRS, Denny Siregar: Puasa...

Seharusnya, kata Denny, jika Menteri Basuki ingin mengobrol dengan Anies Baswedan maka harus pakai kelir agar mantan Mendikbud itu mengerti.

“Harusnya kalo ngobrol ama aniesbaswedan pake kelir, baru doi ngangguk-ngangguk,” kata Denny Siregar menandai Twitter Anies Baswedan.

Baca Juga: Denny Siregar ke Hehamahua: Firaun Suka Jualan Mayat, Kayak Anda

Dalam cuitannya itu, Denny juga membagikan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Hasto Ungkap, Menteri PU Marah-Marah karena Susah Kerja Sama dengan Anies Tangani Banjir Jakarta’ yang tayang di situs Kompas TV, Minggu 21 Februari 2021.

Dalam isi artikel pemberitaan itu disebutkan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap Menteri PU Basuki Hadimuljono sempat marah-marah karena sulit bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menangani banjir Jakarta.

“Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pemimpin DKI tersebut,” ungkap Hasto.

Baca Juga: Sindir Abdullah Hehamahua, Denny Siregar: Firaun itu yang Suka Jualan...

Hasto juga mengungkapkan bahwa banjir sangat merugikan warga. Dia pun bisa merasakan bagaimana kerugian warga yang terdampak banjir.

Pasalnya, menurut Hasto, kediaman Hasto di Villa Taman Kartini, Bekasi pun ikut kebanjiran. Ini sudah tahun ketiga dia merasakan kebanjiran.

“Selain lumpur di mana-mana, barang rusak, yang paling membuat khawatir adalah ular sering terbawa. Selain itu kecoa ada dimana-mana. Tempat menjadi terasa kumuh dan tentu saja ancaman penyakit. Jadi saya bisa merasakan betapa susahnya warga Jakarta yang sering terdampak banjir,” tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Hasto, wajar jika dirinya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan banjir.

“Kalau saya mengkritik Pak Anies, itu karena bagian tanggung jawab pemimpin guna mengantisipasi banjir,” ujarnya.

Sponsored by adnow
Bagikan