Masuk

Denny Siregar: Tempat Hiburan Malam Harus Setor ke FPI

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar, menyampaikan pernyataan kontroversial tentang FPI, menurutnya organisasi FPI dimulai dari kegiatan memeras tempat hiburan malam di Jakarta.

Denny Siregar berpendapat bahwa FPi adalah organisasi yang didirikan oleh para preman-preman, dan berkembang di masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudiyono (SBY).

Diketahui bahwa FPI adalah organisasi yang sudah dilarang pemerintah, namun Denny Siregar masih sering membahas FPI dengan sudut pandangnya.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

“Front Pembela Islam, organisasi yang bertujuan untuk menegakkan syari’at islam di Indonesia,” ujar Denny Siregar dalam video yang diunggah channel youtube Cokro TV, pada Sabtu, 19 Februari 2022, dengan judul ‘Cerita di Waktu Malam’.

“Pada awalnya periuk nasi FPI didapat dari memeras tempat hiburan malam,” ujar Denny Siregar melanjutkan.

Tempat hiburan malam di Jakarta harus setor ke FPI, kalau mereka tidak mau digeruduk oleh ormas,” ujar Denny Siregar melanjutkan.

Baca Juga: Jika Ganjar Pranowo Jadi Presiden, Denny Siregar Janji Berhenti Ngomong Politik

“Cara FPI untuk menjual namanya adalah dengan melakukan banyak kekerasan atas nama agama, supaya terus menerus menjadi berita,” ujar Denny Siregar melanjutkan.

Kemudian, Denny Siregar menyinggung era pemerintahan SBY, menurutnya pada era itulah FPI memiliki peluang luas untuk berkembang, karena dapat bantuan dari pemerintah pada masa itu.

“Era pemerintahan SBY menjadi ladang subur untuk FPI berkembang,” ujar Denny Siregar menjelaskan.

“Karena SBY menerapkan konsep banyak teman dan tidak ada musuh,” ujar Denny Siregar melanjutkan.

Baca Juga: Denny Siregar Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, PKS Kekurangan Uang

“Ini konsep cari aman dengan mengontrol ormas lewat bantuan sosial, supaya mereka tetap sejalan dengan pemerintah SBY,” ujar Denny Siregar menandaskan.