Dalam arahannya, Irma menekankan tiga fondasi penting dalam memperkuat ekosistem inovasi di Kabupaten Bulukumba.
Pertama, setiap perangkat daerah harus menjaga keberlanjutan inovasi. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti sebatas pemenuhan administrasi maupun keikutsertaan dalam kompetisi.
Inovasi diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur (SOP) dan menjadi bagian dari sistem kerja yang berkelanjutan.
Kedua, kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat. Setiap inovasi diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dan mendukung dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Ketiga, pemanfaatan data digital yang akurat perlu ditingkatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy.
- Warga Ululere di Seba-seba Klaim Lahan Konsesi PT Vale, Kades Arman: Dia Bukan Warga Kami
- Four Points Makassar Kembali Gelar Wedding Expo Edisi ke-10, Siapkan Cashback Rp10 Juta
- FKIK UIN Alauddin Makassar Perkuat Mutu Pendidikan, Lima Prodi Kini Berakreditasi Unggul
- Klinik Utama Wirahusada Hadirkan Promo Juli 2026, Medical Check Up hingga Scaling Gigi
- Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Nilai PN Sungguminasa Terburu-buru dan Cacat Prosedur
Dengan dukungan data yang berkualitas, setiap program dan kebijakan pemerintah daerah diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan efisien.
Workshop tersebut turut menghadirkan Konsultan Inovasi Daerah, Abdurrahman Ramlan, yang memberikan pendampingan teknis kepada peserta terkait penginputan dokumen dan pemenuhan indikator pada aplikasi IGA 2026.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh inovasi Kabupaten Bulukumba terdokumentasi secara baik dan memenuhi ketentuan serta indikator penilaian di tingkat nasional.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap budaya inovasi semakin mengakar di seluruh perangkat daerah. Inovasi diharapkan tidak hanya menjadi instrumen penilaian, tetapi berkembang menjadi budaya kerja dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Penguatan ekosistem inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan Kabupaten Bulukumba untuk meningkatkan daya saing pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
